Penerjemah Resmi
by Translation Transfer
Written by Louis Priscilla

Bahasa Spanyol | 8 Fakta Spektakuler Bahasa Spanyol — Kamu pasti tahu negara berjulukan Negeri Matador ini, ya, siapa lagi jika bukan negara Spanyol. Negara el Matador ini pernah menjajah Indonesia selama delapan tahun dari tahun 1521-1529. Selama penjajahan, pastinya ada interaksi antara orang-orang spanyol dengan masyarakat Indonesia sehingga tidak menutup kemungkinan ada banyak sekali bahasa Spanyol yang mirip dengan bahasa Indonesia.
Kamu mungkin sekarang berpikir kalau bahasa Indonesia mirip dengan bahasa Spanyol, apakah orang Indonesia seharusnya bisa berbahasa Spanyol? Memang benar belajar bahasa ini tidak lebih sulit daripada belajar bahasa Indonesia tetapi ada beberapa perbedaan seperti budaya dan kondisi lainnya yang perlu kamu perhatikan.
Kendati demikian, fakta spektakuler yang kamu harus ketahui adalah bahasa dari negara matador ini paling banyak digunakan kedua di seluruh dunia. Artinya, siapapun yang menggunakan bahasa ini bisa menjadi penguasa dunia karena bisa berkomunikasi dengan banyak orang di berbagai dunia. Namun, di era digital ini, kamu bisa juga menggunakan interpreter atau jasa penerjemah Spanyol-Indonesia untuk membantu kamu berkomunikasi dengan porang-orang Spanyol.
Selain banyaknya pengguna bahasa Spanyol di seluruh dunia, ada 8 fakta spekatuler lainnya yang akan membuat kamu terkesan. Apa saja itu? Simak artikel ini untuk membahas 8 fakta spektakuler bahasa Spanyol yang perlu kamu ketahui.
Baca juga: Pentingnya Apostille untuk Legalitas Dokumen Internasional
Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahasa ini merupakan bahasa yang paling banyak digunakan ke dua setelah Mandarin. Sekitar 590 juta orang adalah penutur bahasa tersebut. Bahasa ini juga merupakan bahasa resmi di 21 negara, salah satunya adalah Argentina. Menariknya, bahasa dari negara pecinta sepak bola ini sendiri ternyata mengalahkan bahasa Inggris, yang penuturnya berjumlah 375 juta di seluruh dunia.
Fakta inilah yang membuatnya menjadi salah satu yang paling berpengaruh.
Bagi kamu yang ingin mengembangkan koneksi di dunia internasional, jangan beranggapan bahwa bahasa Inggris adalah satu-satunya kunci karena masih ada bahasa ini yang lebih banyak penuturnya.
Kata ‘gratis’ dalam bahasa Indonesia ternyata memiliki penulisan dan makna yang sama. Ada banyak sekali kosakata Indonesia yang ternyata mirip dengan bahasa ini, seperti:
| Bahasa Spanyol | Bahasa Indonesia |
| La Meja | Meja |
| La Escuela | Sekolah |
| Bola | Bola |
| Bandera | Bendera |
| Norma | Norma |
| Logica | Logika |
| Zapato | Sepatu |
| Favorito | Favorit |
Di Indonesia, kamu pasti mengenal dialek dari berbagai suku seperti Papua, Sunda, Jawa, dan lain sebagainya. Meskipun sama-sama menggunakan bahasa Indonesia, ada beberapa kosakata yang berbeda dari dialek satu ke yang lain. Namun, kamu masih tetap bisa berkomunikasi dengan berbagai dialek tersebut bukan? Nah, bahasa ini juga seperti itu. Di Spanyol sendiri ada beberapa dialek seperti Kastilia, Andalusia, dan Galisia. Meskipun ada beberapa perbedaan kosakata, mereka masih bisa memahami satu sama lain, mirip dengan kondisi di Indonesia di mana bahasa Indonesia menjadi pemersatu wilayah yang berbeda.
Bahasa ini berasal dari Latin Vulgar, yang juga digunakan oleh orang Romawi. Seiring waktu, bahasa ini berkembang karena pengaruh suku-suku di Semenanjung Iberia, seperti Visigoth dan Arab. Mereka membentuknya menjadi bahasa yang kita kenal sekarang. Bahkan, 75% kosakata masih berhubungan dengan Latin.

Fakta ini mungkin mengejutkan karena, tidak seperti bahasa Eropa lainnya, bahasa ini ternyata memiliki struktur kata yang sederhana. Bahasa ini mengikuti pola subjek – kata kerja – objek (SVO), yang sangat mirip dengan tata bahasa Indonesia dan Inggris. Kamu bisa memahami strukturnya dengan mudah karena terbiasa dengan struktur bahasa Indonesia. Ditambah lagi, kata depan dan keterangan juga konsisten, membuatnya lebih mudah dipelajari dibanding bahasa Jerman atau Latin yang memiliki sistem deklinasi yang lebih rumit.Bahasa ini juga memiliki gender (maskulin atau feminin), namun lebih terstruktur dan konsisten. Kosakata maskulin umumnya berakhiran dengan -o, dan feminin dengan -a, meskipun ada pengecualian.
Selain itu, penutur sering kali menghilangkan kata ganti subjek karena kata kerja sudah mewakili pelaku tindakan tersebut, misalnya “yo como” (saya makan) menjadi “como” karena pelakunya jelas dari kata kerjanya.
Bahasa ini memiliki setidaknya 8% kosakata yang berasal dari bahasa Arab. Pada tahun 711, sebagian besar Semenanjung Iberia dikuasai oleh Arab, sehingga terjadi kontak langsung antara kedua bahasa ini. Beberapa contoh kata dari pengaruh Arab termasuk “arroz” (beras), “almohada” (bantal), dan “almendra” (almond).
Salah satu tantangan terbesar dalam belajar bahasa adalah pengucapannya. Tidak masalah jika kamu memiliki tata bahasa yang kurang tepat atau aksen yang berbeda, asalkan pengucapan benar, semua orang dapat memahamimu. Dalam bahasa ini, pengucapan kata sesuai dengan tulisan. Seperti bahasa Indonesia, bahasa ini fonetik, jadi kamu bisa mengucapkannya sesuai ejaan.Bahasa ini memiliki lima vokal (a, i, u, e, o), dan pengucapannya selalu konsisten, berbeda dengan bahasa Inggris yang pengucapannya tergantung konteks.
Fakta terakhir yang spektakuler adalah bahasa ini merupakan bahasa resmi di organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Uni Eropa, dan lainnya, menjadikannya alat komunikasi utama di berbagai lembaga global.
Ingin memperluas bisnis kamu ke dunia internasional? Kamu hanya memerlukan penerjemah dan interrpreter dari Translation Transfer. Menerjemahkan adalah tugas kami, kamu hanya perlu menyiapkan diri kamu dan rencana bisnis kamu untuk jenjang interrnasional. Bahasa bukanlah kendala karena kami menghilangkan batasan bahasa dan menghubungkan kamu dengan bahasa apa pun di dunia. Mari perluas sayap bisnis kamu dengan Translation Transfer!
Baca selanjutnya: Translate Jerman-Indonesia | Telisik Gramatikal Bergender Bahasa Jerman


