Penerjemah Resmi
by Translation Transfer
Penulis: Khoridatul I.

Bagaimana Cara Urus LTVP Plus untuk Pasangan WN Singapura | Menikah dengan orang Singapura itu satu urusan. Mengurus izin tinggalnya, urusan lain lagi.
Banyak pasangan baru kaget begitu tahu betapa detailnya birokrasi yang harus dilewati. Nah, cara urus LTVP Plus sebenarnya bisa dipahami dengan mudah kalau kamu tahu urutannya dari awal.
LTVP Plus, atau Long Term Visit Pass Plus, adalah izin tinggal jangka panjang untuk pasangan WNI yang menikah dengan warga Singapura. Dengan izin ini, pemegangnya bisa bekerja, mengakses layanan kesehatan bersubsidi, dan tinggal jauh lebih tenang di sana.
Sayangnya, prosesnya tidak sesederhana mengisi formulir lalu selesai. Banyak pemohon justru gagal di tahap awal karena satu hal sepele: dokumen yang tidak lengkap atau tidak memenuhi standar legal.
Di titik inilah kelengkapan dokumen jadi penentu. Akta nikah dan akta lahir, misalnya, wajib diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah sebelum bisa diajukan ke otoritas Singapura.
Selain itu, ada satu tahap lagi yang sering terlewat: Apostille. Tanpa legalisasi ini, dokumen dari Indonesia belum tentu diakui sah secara hukum internasional, dan risikonya jelas, pengajuan bisa mental begitu saja.
Setelah bertahun-tahun mengamati kasus-kasus semacam ini, saya melihat pola yang sama berulang kali. Pasangan harus mengulang proses dari nol, dan penyebabnya nyaris selalu sama: terjemahan yang kurang akurat atau stempel legalisasi yang keliru.
LTVP Plus merupakan kategori khusus dari Long Term Visit Pass yang diperuntukkan bagi pasangan asing warga negara Singapura. Dibanding LTVP biasa, masa berlakunya lebih panjang dan haknya jauh lebih luas.
Siapa saja yang bisa mengajukan? Berikut kriterianya:
Kalau kategori ini sudah jelas, barulah langkah berikutnya, yaitu menyiapkan dokumen, bisa dimulai.
Baca Juga: Translate Dokumen Indonesia Inggris | Perbedaan Bahasa Gak Lagi Jadi Masalah
Setiap pemohon harus melengkapi sejumlah dokumen administratif. Sayangnya, kesalahan kecil di tahap ini kerap jadi alasan utama penolakan.
Paspor pemohon, akta nikah, dan kartu identitas kedua pasangan adalah dokumen inti yang wajib ada. Semua dokumen berbahasa Indonesia mesti diterjemahkan ke bahasa Inggris terlebih dulu.
Di luar itu, foto pernikahan, surat sponsor dari pasangan, dan bukti keuangan juga perlu dilampirkan. Beberapa kasus bahkan menuntut surat keterangan domisili dari kedua belah pihak.
Pengajuan LTVP Plus dilakukan lewat portal resmi ICA, singkatan dari Immigration & Checkpoints Authority Singapura. Untungnya, seluruh prosesnya kini berbasis digital, jadi jauh lebih praktis.
Begini urutan umumnya:
Setelah itu, notifikasi status pengajuan akan dikirim ke email yang terdaftar. Kalau disetujui, pemohon harus datang langsung untuk pengambilan kartu identitas atau FIN.
Rata-rata, proses ini memakan waktu empat sampai delapan minggu. Bisa lebih lama lagi kalau ada dokumen yang butuh klarifikasi tambahan.
Baca Juga: Translate Italia Indonesia: Menelusuri Keelokan Destinasi Italia dengan Interpreter Profesional
Bagian ini krusial. Menyangkut keabsahan dokumen di mata hukum, dan tanpa penerjemahan serta legalisasi yang benar, seluruh proses bisa mandek.
Akta nikah dan akta lahir dari Indonesia tentu berbahasa Indonesia. Masalahnya, otoritas Singapura hanya menerima dokumen berbahasa Inggris yang diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah resmi.
Kalau terjemahannya dikerjakan asal-asalan, makna hukumnya bisa bergeser. Ujung-ujungnya, dokumen dianggap tidak sah dan pengajuan LTVP Plus otomatis kandas.
Sejak Indonesia meratifikasi Konvensi Apostille, proses legalisasi dokumen jadi jauh lebih ringkas. Apostille berfungsi sebagai stempel pengesahan internasional yang diterbitkan Kemenkumham.
Dokumen yang sudah diapostille akan langsung diakui sah tanpa perlu legalisasi berlapis di kedutaan. Hasilnya, proses pengajuan LTVP Plus jadi jauh lebih cepat.
Selain terjemahan, proofreading dokumen juga penting. Kesalahan kecil pada nama, tanggal, atau ejaan bisa memicu pertanyaan dari pihak imigrasi.
Kadang, pihak ICA meminta sesi wawancara langsung dengan pasangan. Di momen seperti ini, ketersediaan alat interpreting yang mumpuni membantu komunikasi berjalan lancar tanpa salah paham.
Dari pengalaman saya mendampingi berbagai kasus serupa, kegagalan komunikasi saat wawancara sering berakibat fatal. Karena itu, saya selalu menyarankan dukungan penerjemah lisan atau alat interpreting untuk momen-momen krusial seperti ini.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengurus Visa Reunifikasi Keluarga Nikah Campur
Banyak pemohon tidak sadar bahwa kesalahan administratif kecil bisa berdampak besar. Beberapa kesalahan yang paling sering muncul:
Karena itu, ketelitian sejak awal jadi kunci utama agar proses berjalan lancar.
Apakah semua dokumen harus diterjemahkan ke bahasa Inggris?
Ya, semua dokumen berbahasa Indonesia wajib diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah. Ini syarat mutlak agar dokumen diakui otoritas Singapura.
Berapa lama proses Apostille di Kemenkumham biasanya selesai?
Umumnya hanya butuh beberapa hari kerja, tergantung jenis dokumennya. Sebaiknya proses ini kamu selesaikan jauh-jauh hari sebelum pengajuan LTVP Plus diajukan.
Apakah wawancara LTVP Plus selalu butuh penerjemah lisan?
Tidak selalu, tapi sangat dianjurkan kalau salah satu pasangan belum lancar berbahasa Inggris. Dukungan alat interpreting membantu menghindari salah paham saat wawancara berlangsung.
Berapa biaya yang perlu disiapkan untuk mengurus LTVP Plus?
Biayanya bervariasi, tergantung biaya administrasi ICA ditambah biaya penerjemahan dan legalisasi dokumen. Sebagai gambaran, siapkan dana lebih untuk jaga-jaga kalau ada dokumen tambahan yang diminta.
Apa yang terjadi kalau pengajuan LTVP Plus ditolak?
Tenang, penolakan bukan akhir segalanya. Kamu tetap bisa mengajukan ulang setelah memperbaiki dokumen yang bermasalah, entah itu soal terjemahan, Apostille, atau kelengkapan data lainnya.
Baca Juga: Dokumen Visa Pelajar Jepang yang Wajib Diterjemahkan Tersumpah
Cara urus LTVP Plus memang melibatkan proses administratif yang cukup rumit bagi pasangan WN Singapura. Mulai dari kelengkapan dokumen, penerjemahan resmi, sampai legalisasi Apostille, semuanya saling terkait dan tidak bisa dianggap remeh.
Satu kesalahan kecil pada aspek bahasa atau legalitas dokumen bisa menggagalkan seluruh proses yang sudah kamu jalani susah payah. Karena itu, bantuan profesional dari penerjemah tersumpah dan penyedia layanan Apostille sangat layak dipertimbangkan.
Jangan biarkan urusan birokrasi dan bahasa menghambat rencana kamu bersama pasangan. Percayakan kebutuhan dokumen dan dukungan alat interpreting kamu kepada tim yang sudah berpengalaman.
Hubungi kami sekarang untuk layanan terbaik:
WA: 0856-6671-475
Email: admin@translationtransfer.com
Instagram: @translationtransfer
Immigration & Checkpoints Authority (ICA) Singapore. (2012). New Long-Term Visit Pass Scheme (LTVP+). ICA Newsroom. https://www.ica.gov.sg/news-and-publications/newsroom/media-release/351
Ministry of Manpower Singapore. (n.d.). Work passes for holders of Long-Term Visit Passes issued by ICA. MOM. https://www.mom.gov.sg/en/passes-and-permits/work-passes-for-holders-of-long-term-visit-passes-issued-by-ica
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM. (2022). Luncurkan layanan Apostille, Kemenkumham pangkas proses legalisasi dokumen. Portal AHU. https://portal.ahu.go.id/id/detail/20-publication/3053-luncurkan-layanan-apostille-kemenkumham-pangkas-proses-legalisasi-dokumen
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM. (2023). Kabar gembira, mulai saat ini pencetakan Sertifikat Apostille bisa di Kanwil Kemenkumham seluruh Indonesia. Portal AHU. https://portal.ahu.go.id/id/detail/20-publication/3810-kabar-gembira-mulai-saat-ini-pencetakan-sertifikat-apostille-bisa-di-kanwil-kemenkumham-seluruh-indonesia
Hague Conference on Private International Law (HCCH). (n.d.). HCCH 1961 Apostille Convention: Legalisation, Apostille and validation. HCCH. https://www.hcch.net/en/instruments/specialised-sections/apostille
Antara News Bali. (2022). Kemenkumham resmikan layanan Apostille berlaku di 121 negara. Antara News. https://bali.antaranews.com/berita/283129/kemenkumham-resmikan-layanan-apostille-berlaku-di-121-negara-video
Hukumonline. (2021). Aksesi Indonesia terhadap the HCCH 1961 Apostille Convention. Hukumonline. https://www.hukumonline.com/berita/a/aksesi-indonesia-terhadap-the-hcch-1961-apostille-convention-lt616cda0e276da/?page=all
Hukumonline. (2022). Pemerintah gencar kembangkan layanan Apostille. Hukumonline. https://www.hukumonline.com/berita/a/pemerintah-gencar-kembangkan-layanan-apostille-lt635b8cb7da54a


