Penerjemah Resmi
by Translation Transfer
Penulis: Moch Andike Arifin Ilham

10 Negara Dengan Bahasa Terbanyak – Bahasa merupakan kemampuan yang dimiliki oleh manusia untuk berkomunikasi. Bahasa adalah alat komunikasi sosial yang memungkinkan orang untuk berbagi informasi, budaya, dan gagasan. Bahasa memainkan peran vital dalam membangun jembatan antarmanusia dari latar belakang yang berbeda. 10 bahasa yang paling banyak digunakan di dunia memiliki jumlah penutur yang besar dan jangkauan yang luas, baik sebagai bahasa ibu maupun bahasa kedua. Bahasa-bahasa ini tidak hanya dominan di negara asalnya tetapi juga sering digunakan di berbagai belahan dunia, berkat migrasi, perdagangan, media maupun kolonialisme.
Bahasa Mandarin menduduki peringkat pertama sebagai bahasa dengan jumlah penutur paling banyak di dunia. Bahasa Mandarin memiliki jumlah penutur sebanyak satu miliar, dan tak hanya digunakan di Tiongkok daratan tetapi juga di negara-negara dengan populasi etnis Tionghoa yang besar. Di peringkat kedua terdapat lingua franca, Bahasa Inggris, dengan penutur terbanyak setelah Bahasa Mandarin karena penggunaannya yang luas di seluruh dunia.
Bahasa Inggris merupakan satu-satunya bahasa yang dipelajari di dunia dan dinobatkan sebagai bahasa internasional dalam bidang bisnis, teknologi, politik hingga pendidikan. Bahasa Inggris juga ditetapkan sebagai bahasa resmi di organisasi internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Di peringkat selanjutnya terdapat Bahasa Hindi dan Bahasa Spanyol. Bahasa Hindi merupakan bahasa utama dan resmi untuk negara India. Faktor utama Bahasa Hindi menempati salah satu urutan penutur terbanyak adalah karena populasi masyarakat India yang banyak, menduduki peringkat kedua dibawah populasi Tiongkok.
Meskipun Bahasa Hindi tidak menjadi bahasa resmi yang digunakan di organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa, pengaruh Bahasa Hindi sangat terasa terutama untuk kosakata dalam Bahasa Sansekerta. Selain bahasa-bahasa yang telah disebutkan diatas, kini kita akan ulas lebih jauh terkait negara-negara apa saja yang memiliki bahasa paling banyak di dunia.
Baca juga: Discourse Analysis | 5 Alasan Pentingnya Paham Nuansa Bahasa dan Translate Korea-Inggris | Menilik Lebih Jauh tentang Konglish


Suatu negara pasti memiliki penduduk di dalamnya dari beragam etnis dan kelompok. Setiap kelompok pastinya memiliki bahasa untuk mereka untuk berkomunikasi satu sama lain. Bahasa yang dibawa terhadap suatu kelompok ini melebur dan menjadi satu kesatuamn hingga saling mempengaruhi satu sama lain. Oleh sebab itu terkadang ada beberapa bahasa dalam satu negara yang cara pengucapannya dan artinya tak jauh berbeda. Berikut akan kita bahas tentang negara dengan jumlah bahasa terbanyak di dunia:
Baca juga: Rekomendasi Film Action dan 5 Rekomendasi Film Barat Untuk Belajar Bahasa Inggris yang Lebih Seru
Papua Nugini menempati posisi pertama sebagai negara dengan jumlah bahasa terbanyak di dunia. Papua Nugini memiliki lebih dari 800 bahasa yang berbeda. Sebagian besar bahasa di Papua Nugini merupakan bahasa asli yang digunakan oleh berbagai suku yang tersebar di wilayah pegunungan, hutan, dan pesisir. Wilayan Papua Nugini yang terisolasi secara geografis dengan keanekaragaman suku menyebabkan munculnya bahasa lokal yang beragam. Bahasa resmi Papua Nugini adalah Pidgin Tok Pisin, Hiri Motu, dan Bahasa Inggris, walaupun pada kesehariannya mereka masih lebih memilih untuk menggunakan bahasa ibu mereka. Papua Nugini menunjukkan bagaimana geografi dan struktur sosial yang kompleks memberi dampak yang signifikan pada keragaman linguistik yang memperkaya keragaman budaya mereka.
Indonesia menempati posisi kedua dengan jumlah bahasa terbanyak kedua dengan 700 bahasa daerah yang tersebar di 17.000 pulau di Indonesia. Bahasa pemersatunya adalah Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional yang digunakan untuk menyatukan penduduk yang berasa dari etnis dan suku yang berbeda-beda. Beragamnya bahasa daerah di Indonesia disebabkan karena setiap daerah di Indonesia memiliki bahasa lokalnya sendiri. Kondisi geografis yang luas dan terpisah-pisah serta keragaman suku yang besar memainkan peran yang sangat vital. Kekayaan budaya ini hendaknya kita rawat agar tidak punah seiring berjalannya waktu.
Nigeria menempati posisi ketiga sebagai negara dengan bahasa terbanyak ketiga. Nigeria memiliki jumlah bahasa lebih dari 500 yang dituturkan oleh berbagai kelompok dan etnis. Ada pula bahasa yang dikategorikan sebagai bahasa utama yakni Bahasa Hausa, Bahasa Yoruba, dan Bahasa Igbo karena etnis yang terbesar di negara tersebut. Penyebab tingginya keragaman linguistik ini disebabkan oleh sejarah yang panjang dan migrasi penduduk serta perdagangan antar kelompok etnis di wilayah ini.
Negara keempat dengan keragaman bahasa selanjutnya adalah India. Negara dengan mayoritas agara Hindu ini memiliki bahasa daerah sekitar 400 bahasa dan dialek lokal. Bahasa lokal ini juga diakui secara hukum yang sah di India dan konstitusi India menyebutkan bahwa terdapat 22 bahasa resmi yang diakui di negara tersebut. Beberapa bahasa diantaranya adalah Hindi, Bengali, Marathi, dan Telugu. Setiap negara bagian di India memiliki budaya masing-masing yang mencerminkan keragaman budaya mereka.
Amerika Serikat menduduki urutan kelima dengan jumlah bahasa terbanyak. Sebagian besar keragaman bahasa yang ada di negara ini dibawa oleh imigran dari seluruh dunia. Bahasa Inggris merupakan bahasa pemersatu yang paling banyak digunakan tetapi Bahasa Spanyol juga menjadi bahasa yang banyak digunakan di Amerika Serikat.
Brasil memiliki lebih dari 200 bahasa yang sebagian besar adalah bahasa pribumi yang dituturkan oleh masyarakat adat yang tinggal di wilayah pedalaman seperti hutan Amazon. Bahasa Portugis menjadi bahasa utama di Brasil tetapi, bahasa lokal seperti Ticuna, Guaqrani dan bahasa suku lainnya masih dipergunakan. Peran pemerintah Brasil dalam melindungi bahasa-bahasa ini melalui kebijakannya dinilai manjur melalui program budaya.
Australia memiliki jumlah bahasa sekitar 250 bahasa asli yang masih dituturkan masyarakat Aborigin dan penduduk Pulau Selat Tores. Bahasa resmi di Australia adalah Bahasa Inggris akibat pengaruh kolonialisasi. Pemerintah Australia berupaya untuk melindungi bahasa-bahasa ini melalui program-program pendidikan dan proyek dokumentasi bahasa.
Meksiko memiliki bahasa asli lebih dari 60 yang diakui secara resmi. Termasuk didalammnya adalah Nahuatl, Maya, Mixtec, dan Zapotec. Walaupun Bahasa Spanyol notabenenya adalah bahasa utama di Meksiko dan digunakan secara masif di pemerintahan dan pendidikan. Pemerintah Meksiko mengakui bahasa-bahasa lokal tersebut dan melindungi hak-hak masyarakat adat untuk menggunakan bahasa mereka dalam berbagai aspek kehidupan.
Kamerun memiliki lebih dari 250 bahasa yang digunakan oleh berbagai kelompok etnis, termasuk bahasa Inggris dan Prancis yang digunakan sebagai bahasa resmi. Bahasa-bahasa lokal seperti Fulfulde, Ewondo, dan Bassa, digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Keragaman bahasa ini sebagian besar disebabkan oleh lokasi geografis Kamerun di antara berbagai kelompok budaya di Afrika Tengah dan Barat. Pemerintah Kamerun berupaya mempromosikan bahasa-bahasa lokal melalui kebijakan pendidikan dua bahasa dan pelestarian budaya tradisional.
Negara yang terakhir menempati urutan dengan jumlah bahasa terbesar di dunia adalah Republik Demokratik Kongo. Negara ini menggunakan Bahasa Prancis sebagai bahasa resmi tetapi bahasa-bahasa lokal seperti Bahasa Lingala, Swahili, Kikongo, dan Tshiluba juga sangat umum digunakan di negara ini. Sejarah migrasi dan keanekaragaman etnis di negara ini menjadi penyebab utama adanya keragaman linguistik yang tinggi.
Baca juga: Top 5 Bahasa yang Paling Banyak Dipelajari di Dunia dan Language Death | 10 Bahasa Yang Sudah Mati
Nah, itu tadi merupakan daftar 10 negara yang memiliki bahasa terbanyak. Sebagai warga negara Indonesia yang menempati urutan kedua dengan bahasa terbanyak, sudah menjadi tugas kita sebagai generasi penerus untuk tersu berusaha menjaga dan melestarikan bahasa yang ada. Karena fenomena language death atau kematian bahasa itu nyata adanya apabila sebuah bahasa tidak lagi digunakan dan punah.
Cara merawat bahasa salah satunya adalah dengan terus menggunakan bahasa lokal untuk percakapan sehari-hari dan melestarikannya dari generasi ke generasi. Bahasa lokal di Indonesia yang berpotensi untuk punah merupakan bahasa lokal yang bukan merupakan etnis mayoritas di Indonesia.
Nah, di penerjemahresmi.id juga menawarkan layanan jasa penerjemah untuk ke beberapa bahasa lokal di Indonesia seperti Bahasa Jawa, Bahasa Madura hingga Bahasa Batak Simalungun. Bagi kamu yang membutuhkan jasa penerjemahan terutama ke bahasa lokal, langsung saja kunjungi laman kami di penerjemahresmi.id.



