Penulis: Cintya Arum Pawesti

21 Kata Bahasa Indonesia yang Masuk Kamus Oxford Ada Ojek!

21 Kata Bahasa Indonesia yang Masuk Kamus Oxford, Ada Ojek! – Bangga menjadi orang Indonesia? Sudah seharusnya! Ternyata, bahasa kita bukan hanya menyerap kosakata dari bahasa asing.

Bahasa Indonesia juga telah “mengekspor” puluhan kosakata ke salah satu kamus paling bergengsi di dunia: Oxford English Dictionary (OED).

Ya, ada 21 kata bahasa Indonesia yang masuk Kamus Oxford, dan salah satunya adalah kata yang kita gunakan sehari-hari: ojek!

Fenomena ini bukan sekadar kebanggaan linguistik semata.

Masuknya kosakata bahasa Indonesia ke OED mencerminkan betapa kaya dan uniknya budaya, kuliner, serta tradisi Indonesia yang diakui dunia internasional.

Yuk, kita telusuri satu per satu kata-kata yang berhasil menembus kamus bahasa Inggris paling otoritatif di dunia!


Mengapa Kata Indonesia Bisa Masuk Kamus Oxford?

Suatu kata dari bahasa asing dapat diserap masuk ke dalam OED apabila konsepnya sangat khas dan tidak dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris secara tepat.

Kata tersebut kemudian akan diambil apa adanya, hanya dengan penyesuaian ejaan bila diperlukan.

Hal ini sama persis dengan mekanisme penyerapan kata asing ke dalam Bahasa Indonesia.

Kata-kata Indonesia yang masuk OED umumnya berasal dari bidang kuliner, budaya tradisional, flora-fauna endemik, hingga kendaraan unik yang hanya ada di Indonesia.

Artinya, dunia internasional mengakui bahwa ada hal-hal dari Indonesia yang tidak memiliki padanan dalam bahasa Inggris.


21 Kata Bahasa Indonesia yang Masuk Kamus Oxford

Berikut adalah daftar lengkap 21 kata bahasa Indonesia yang telah resmi tercatat dalam Oxford English Dictionary, lengkap dengan penjelasannya:

1. Ojek

Kata ojek merujuk pada layanan transportasi menggunakan sepeda motor yang mengangkut penumpang dengan tarif tertentu.

Konsep ini begitu khas Indonesia, bahkan ojek kini hadir dalam versi digital seperti Gojek dan Grab, sehingga tidak ada satu kata pun dalam bahasa Inggris yang mampu menggantikannya secara tepat.

2. Dangdut

Dangdut didefinisikan dalam OED sebagai genre musik populer asal Indonesia yang menggabungkan unsur musik rakyat Arab dan Melayu dengan gaya musik kontemporer internasional, ditandai dengan ritme tarian berdenyut dan lirik populis.

Nama “dangdut” sendiri berasal dari onomatope bunyi kendang dan gendang.

Baca Juga: Nikah dengan WNA Lalu Cerai: Apa yang Terjadi pada Status WNI?

3. Batik

Batik masuk OED sebagai metode menghias kain dengan menggunakan lilin dan pewarna, yang berasal dari Pulau Jawa.

Kata ini pertama kali muncul dalam literatur bahasa Inggris pada tahun 1880 dalam Encyclopedia Britannica. Oxford secara tegas mengakui batik sebagai produk budaya Jawa, Indonesia.

4. Angklung

Angklung didefinisikan sebagai alat musik tradisional Indonesia yang terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara digoyangkan.

Kata ini berasal dari bahasa Sunda dan pertama kali tercatat dalam tulisan bahasa Inggris pada tahun 1810 oleh Stamford Raffles.

5. Gamelan

Gamelan diartikan OED sebagai ansambel musik tradisional Indonesia, khususnya dari Jawa dan Bali, yang terdiri dari berbagai instrumen perkusi perunggu.

Kata ini berasal dari bahasa Jawa dan pertama kali muncul dalam tulisan berbahasa Inggris pada tahun 1816.

6. Ikat

Ikat dalam OED merujuk pada teknik menghias kain yang melibatkan pengikatan dan pewarnaan benang sebelum proses penenunan, sebuah tradisi tekstil khas Indonesia dan Malaysia.

Kata ini mulai muncul dalam tulisan bahasa Inggris pada tahun 1930-an.

7. Sarung / Slendang

Slendang (selendang) merujuk pada kain panjang yang digunakan sebagai aksesori busana tradisional maupun untuk menggendong bayi.

Dalam budaya Indonesia dan Melayu, slendang merupakan bagian tak terpisahkan dari pakaian adat.

8. Satai

Satai didefinisikan OED sebagai hidangan khas Indonesia dan Malaysia berupa potongan kecil daging yang dipanggang di atas tusukan bambu, disajikan dengan saus kacang pedas.

Satai kini telah populer di berbagai belahan dunia dan menjadi salah satu makanan Indonesia yang paling dikenal internasional.

Baca Juga: Nikah Campur di Indonesia: KUA atau Catatan Sipil, Pilih yang Mana?

9. Sambal

Sambal diartikan sebagai condiment atau bumbu yang dibuat dari sayuran, buah-buahan, atau cabai pedas.

Keunikan sambal yang memiliki ratusan variasi di berbagai daerah Indonesia menjadikan kata ini tidak tergantikan dalam bahasa Inggris.

10. Tempeh (Tempe)

Tempeh adalah makanan khas Indonesia yang dibuat dari kacang kedelai yang difermentasi, kemudian digoreng atau diolah menjadi lauk.

Tempe kini semakin populer di kalangan vegetarian dan vegan di seluruh dunia sebagai sumber protein nabati berkualitas tinggi.

21 Kata Bahasa Indonesia yang Masuk Kamus Oxford Ada Ojek!

11. Durian

Durian diakui OED sebagai buah tropis oval berduri dengan daging lembut bertekstur krim, beraroma kuat namun bernilai rasa tinggi.

Durian berasal dari kata “duri” dalam bahasa Indonesia/Melayu dan saat ini menjadi salah satu buah eksotis paling terkenal di dunia.

12. Rambutan

Rambutan diartikan sebagai buah tropis berwarna merah seukuran plum, dengan kulit berduri lunak dan rasa yang agak asam-manis.

Nama rambutan berasal dari kata “rambut” yang merujuk pada duri-duri halus yang menutupi kulit buahnya.

13. Orangutan

Orangutan adalah salah satu kosakata Indonesia paling awal yang masuk ke bahasa Inggris.

OED mendefinisikannya sebagai kera besar soliter berambut merah panjang dengan lengan panjang, yang merupakan hewan endemik Kalimantan dan Sumatera. Kata ini berasal dari “orang hutan” yang berarti “manusia hutan.”

14. Dugong

Dugong berasal dari kata “duyung” dalam bahasa Melayu.

Hewan mamalia laut ini hidup di kawasan Samudra Hindia dan Pasifik Utara. Oxford mendefinisikannya sebagai sapi laut, hewan herbivora laut yang sering keliru dengan putri duyung dalam legenda.

15. Parang

Parang diartikan OED sebagai golok atau pisau besar bermata satu yang berasal dari tradisi Melayu, digunakan sebagai alat pertanian maupun senjata.

Kata ini jamak dikenal di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: 5 Tip Kuliah di China dengan Beasiswa CSC

16. Amok (Amuk)

Amok berasal dari kata “mengamuk” dalam bahasa Melayu dan Jawa. Dalam bahasa Inggris, kata ini digunakan untuk menggambarkan perilaku tidak terkendali dan penuh kekerasan. Kosakata ini bahkan sudah ada dalam tulisan bahasa Inggris sejak akhir tahun 1500-an.

17. Pangeran

Pangeran merujuk pada gelar kebangsawanan dalam tradisi Jawa yang setara dengan “pangeran” atau “prince” dalam konteks kerajaan-kerajaan Nusantara.

OED mencatatnya sebagai istilah yang digunakan dalam konteks kesultanan dan keraton Jawa.

18. Pemuda

Pemuda dalam OED dimaknai sebagai istilah untuk menyebut kalangan muda atau generasi muda, khususnya dalam konteks pergerakan nasional Indonesia. Kata ini berkaitan erat dengan sejarah perjuangan kemerdekaan dan Sumpah Pemuda 1928.

19. Ketupat

Ketupat resmi masuk OED pada pembaruan Maret 2025 sebagai bagian dari 600 entri baru yang ditambahkan.

Ketupat didefinisikan sebagai nasi yang dibungkus anyaman daun kelapa dan pertama kali tercatat dalam Jurnal Straits Branch Royal Asiatic Society pada tahun 1886.

Baca Juga: 5 Perbedaan Beasiswa Fulbright Amerika vs Chevening Inggris

20. Lumpia

Lumpia juga masuk OED pada tahun 2025 sebagai makanan khas Asia Timur dan Tenggara berupa panekuk tipis berisi daging cincang, seafood, atau sayuran yang digulung dan digoreng.

Kata lumpia pertama kali muncul dalam tulisan bahasa Inggris pada 1924 di koran Amerika Serikat.

21. Otak-otak

Otak-otak melengkapi tiga tambahan terbaru OED di tahun 2025.

Hidangan berbahan ikan yang dibungkus daun pisang dan dipanggang ini pertama kali tercatat dalam tulisan berbahasa Inggris pada 1929 di Malaya Tribune, Singapura.

Keunikan nama dan cara penyajiannya menjadikan kata ini tidak memiliki padanan langsung dalam bahasa Inggris.


Terjemahkan Dokumenmu Hanya di Translation Transfer!

Masuknya 21 kata bahasa Indonesia ke dalam Oxford English Dictionary adalah pencapaian luar biasa yang mencerminkan pengakuan dunia atas kekayaan budaya, kuliner, seni, dan tradisi bangsa Indonesia.

Dari ojek yang menjadi solusi transportasi urban khas Nusantara, hingga ketupat dan otak-otak yang baru saja resmi diakui pada 2025, setiap kata membawa cerita tentang identitas dan keunikan Indonesia di mata dunia.

Hubungi kami sekarang juga melalui WhatsApp di 0856-6671-475 atau kirim email ke admin@translationtransfer.com untuk konsultasi dan pemesanan layanan.

Anda juga dapat mengunjungi Instagram kami di @translationtransfer untuk mendapatkan informasi terbaru.

Jangan tunda impian untuk memperkenalkan dan mendokumentasikan kekayaan bahasa Indonesia Anda ke dunia internasional dengan tepat dan profesional.

Persiapkan dokumen Anda, baik untuk keperluan studi, karir global, pengurusan visa, maupun publikasi internasional, dengan benar dan profesional.

Bersama Translation Transfer yang terpercaya, setiap kata bahasa Indonesia Anda akan diterjemahkan dengan akurasi tinggi, kepekaan budaya, dan pemahaman mendalam atas konteks linguistik yang sesungguhnya.

Proses administrasi menjadi lebih aman, cepat, dan terarah, sehingga Anda dapat melangkah lebih percaya diri di panggung dunia.

Karena bahasa bukan sekadar kata-kata, bahasa adalah jembatan antara budaya, dan kami hadir untuk memastikan jembatan itu kokoh dan terpercaya.


Referensi

banner smart slider

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

penerjemah tersumpah

Postingan Lainnya

Dapatkan Layanan Cepat Akurat Tepercaya

Bersama Penerjemah Resmi

Berikan kami kesempatan untuk membantu untuk menemukan layanan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Kami siap melayani Anda kapanpun itu.

Konsultasi GRATIS!

Share

Dapatkan Tips dan Info Terbaru! Gabung Sekarang

Postingan Terkait