Penerjemah Resmi
by Translation Transfer
Penulis: Louis Priscilla

6 Fakta Unik Dunia Terjemahan, No 2 Sangat Mencengangkan – Dunia terjemahan saat ini merupakan pekerjaan yang menarik di era globalisasi ini. Bagaimana tidak, jika pendapatan tahunan dari industri penerjemah diperkirakan menghasilkan pendapatan tahunan nyari 40 Miliar dollar AS atau setara Rp 577 triliun. Jadi, tidak mengejutkan lagi pengaruh industri ini sangat besar di berbagai bidang mulai dari sektor bisnis, ekonomi, medis, wisata, linguistik, dan banyak lainnya.
Penerjemahan bukan hanya sekadar menerjemahkan satu bahasa ke bahasa lain. Namun, terdapat peranan perasaan, bahasa, dan budaya dari bahasa satu dengan yang lain melalui translator agar terjemahan tersebut bisa dipahami oleh banyak masyarakat umum. Di balik proses menerjemahakan teks atau ucapan, terdapat deretan fakta menarik yang mungkin kamu belum mengetahuinya. Apa saja itu? Berikut ini adalah 6 fakta unik tentang duni terjemahan yang akan membawa wawasan kamu tentang dunia terjemahan.
Baca juga: Indonesia Resmi Gabung BRICS: 4 Dampak dan Peluang Ekonomi
Kamu mungkin belum tahu jika profesi penerjemah ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Terdapat bukti sejarah yang menunjukkan teks-teks berusia lebih dari 4.000 tahun di Mesopotamia dan Mesir Kuno telah diterjemahkan. Kemudian, di zaman Kekaisaran Romawi dan Yunani, translator memiliki peran penting untuk memperluas pengaruh budaya dan agama ke wilayah-wilayah baru.
Contoh fakta: Dokumen pertama dan tertua yang pernah diterjemahkan adalah Kitab Septuaginta. Sekitar abad ke-3 SM, di masa pemerintahan Ptolemy II Philadelphus atau Firaun memerintahkan 72 cedekian dari suku 12 suku di Israel menerjemahkan Alkitab berbahasa Ibrani ke dalam bahasa Yunani.Proyek ini juga menjadi landasan bagi agama Kristen untuk menyebarkan agama ke dunia Barat.
Dunia terjemahan memang tidak bisa sembarangan. Kesalahan kecil saja akan berdampak sangat fatal, terutama jika menyangkut dokumen hukum, medis, atau diplomatik. Bahkan karena kesalahan terjemahan bisa mengakibatkan konflik antarnegara atau kesalahpahaman besar. Salah satunya adalah Perang Dunia II ketika kata “mokuso” salah diterrjemahkan menjadi “menyerah”, yag akhirnya Amerika Serikat menjatuhkan bom di Hiroshima.
Kemudian, gara-gara kesalahan terjemahan, bank multinasional Inggris rugi 10 juta dollar. Pada tahun 2009, HSBC merilis slogan baru berjudul “Assume Nothing” yang dilokalkan untuk pasar global menjadi “Do Nothing.” Akhirnya HSBC harus mengeluarkan biaya raturan miliar rupiah untuk mengganti slogan dan menyelamatkan citra perusahaan.
Contoh lainnya juga dialami di bidang medis tepatnya pada kasus “intoxicado” (keracunan) dalam bahasa Spanyol diterjemahkan menjadi “intoxicated” (mabuk) dalam rekam medis pasien di Amerika Serikat, yang berakibat adanya kesalahan diagnosis dan hampir menelan korban jiwa.
Meningkatnya teknologi kecerdasan buatan (AI) seperti Google Translate dan DeepL, industri terjemahan ini juga semakin berubah. Teknologi ini memberikan akses untuk pengguna untuk menerjemahkan teks dari berbagai bahasa secara gratis dan mudah. Akan tetapi, kendati demikian, kualitas dari menerjemahkan masih kurang baik dibandingkan dengan terjemahan manusia, terutama jika teks tersebut membutuhkan nuansa budaya dan emosi.
Contohnya: Banyak peruhaan kini, termasuk Google, menggunakan manusia dan AI. Meskipun terdapat Google Translate, Google masih tetap menggunakan penerjemah manusia untuk menerjemahkan fitur-fitur Google agar bisa dipahami oleh pengguna dengan baik. Hal ini dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi tetapi tetap mempertahankan kualitas, terutama untuk dokumen-dokumen penting.

Dunia terjemahan tidaklah sesederhana yang kamu pikirkan. Mungkin kebanyakan orang berpikir pekerjaan ini tidak berdampak apa-apa. Padahal, dunia penerjemah bisa meningkatkan popularitas dan strategi pemasaran Global. Bagaiamana caranya? Tentunya menggunakan bahasa. Penerjemah yang profesional pasti bisa merangkai kata yang bisa membuat pembacanya tertarik dengan produk tersebut apalagi jika penerjemah memainkan emosi dan budaya dalam bahasanya membuat orang-orang seakan-akan memang membutuhkan produk tersebut dan akhirnya membelinya.
Intinya, penerjemahan yang akurat dan relevan dengan budaya setempat menjadi kunci sukses. Penerjemahan yang sembarangan bisa mengakibatkan makna yang lucu atau menginggung negara lain. Oleh karena itu penerjemahan juga mencakup lokalisasi, yaitu membuat bahasa yang sesuai dengan konteks budaya agar audiens bisa menerima teks tersebut.
Contohnya: Iklan pada Coca-Cola. Ketika Coca-Cola masuk ke negara China, mereka mengetahui bahwa nama mereka berbunyi “Ke-Kou-Ke-La,” yang artinya gigit tadpole lilin.” Coca-Cola akhirnya mengubah slogan menjadi “Ko-Kou-Ko-Le,” yang artinya “kebahagiaan di mulut.”
Salah satu dampak postif dari penerjemahan adalah menghilangnya batas bahasa terhadap literature global. Novel, puisi, dan penelitian ilmiah yang diterjemahkan dari berbagai bahasa telah membuka akses bagia orang-rang di seluruh dunia untuk menikmati dan belajar dari karya sastra dan ilmiah yang mungkin saja sulit ditemukan dalam bahasa mereka sendiri. Selain itu, film dan serial televisi yang diterjahkan atau subtitle akan membuat audiens internasional dapat menikmati konten budaya asing.
Dunia penerjemahan juga bisa menjadi jembatan sumber daya global yang dibutuhkan oleh customers, bisa di bidang bisnis, akademis, diplomatis, dan hiburan.” Biasanya sumber daya ini berasal dari negara-negara yang sudah terkenal, seperti bahasa Inggris, bahasa Spanyol, bahasa Arab, dan lain-lain. Berikut adalah list bahasa yang sering diterjemahkan:
Dalam dunia terjemahan, bahasa Inggris memang menjadi bahasa yang paling sering diterjemahkan. Hal ini dikarenakan bahasa Inggris adalah bahasa internasional dan Lingua Franca yang bisa digunakan dalam bisnis internasional, akademik, teknologi, dan media. Bahasa ini juga menjadi bahasa penghubunga antarbahasa di dunia.
Sebagai bahasa yang terkenal dengan penutur 500 juta, bahasa Spanyol termasuk bahasa yang cukup sering diterjemahkan terutama di bidang pendidikan, hukum, dan media.
Dengan penutur terbesar di dunia, Mandarin memasuki deretan bahasa yang sering diterjemahkan untuk meningkatkan kekuatan ekonomi dan komunikasi lintas budaya.
Dengan industri minyak yang dimiliki, bahasa Arab memasuki bahasa yang sering diterjemahkan. Permintaan akan terjemahan bahasa Arab untuk kerjasama bisnis, politik, agama, dan komunikasi, bahasa ini memang sangat penting di dunia terjemahan.
Bahasa romantis ini juga bahasa yang sering diterjemahkan karena bahasa ini menjadi bahasa internasional di organisasi seperti PBB dan Uni Eropa. Oleh karena itu dalam dunia terjemahan, bahasa Prancis merupakan bahasa yang penting sebagai komunikasi di organisasi internasional.
Simak juga: Top 5 Bahasa yang Paling Banyak Dipelajari di Dunia
Nah, itu tadi adalah 6 fakta unik dunia terjemahan yang mungkin saja kamu ketahui. Kamu sekarang mengerti, kan, bahwa dunia terjemahan lebih kompleks daripada yang terlihat, mulai dari sejarah panjang hingga teknologi mutakhir, dunia terjemahan mempengaruhi komunikasi lintas budaya dan menciptakan pemahaman antarbangsa.
Jangan biarkan kendala bahasa menghambat tujuan Anda! Percayakan pada jasa penerjemah tersumpah kami untuk hasil yang akurat dan terpercaya. Dengan layanan penerjemahan resmi, dokumen Anda siap diterima di berbagai negara. Klik di sini untuk konsultasi gratis dan mulailah menjangkau dunia tanpa batas bahasa!
Baca selanjutnya: Dari Ngakak ke LOL: Seni Menerjemahkan Humor Indonesia



