Penerjemah Resmi
by Translation Transfer
Penulis: Moh. Said Mahri

Apa Saja Tanda Jasa Penerjemah Tersumpah yang Tidak Terpercaya | Modus penyedia jasa terjemahan abal-abal masih sering terjadi di Indonesia, terutama menyasar orang yang sedang terburu-buru mengurus dokumen untuk visa atau imigrasi. Mengenali tandanya sejak awal bisa menyelamatkan kamu dari proses yang berantakan.
Penerjemah tersumpah resmi selalu memiliki Surat Keputusan (SK) pengangkatan, baik dari Kementerian Hukum dan HAM untuk angkatan baru, maupun SK Gubernur untuk angkatan lama yang masih berlaku masa kerjanya. Penerjemah angkatan lama umumnya memegang SK yang diterbitkan oleh Gubernur DKI Jakarta, sementara sistem baru berdasarkan Permenkumham Nomor 4 Tahun 2019 menerbitkan SK langsung dari Menteri Hukum dan HAM setelah penerjemah lulus ujian kualifikasi, sehingga lebih mudah diverifikasi karena datanya terpusat di ahu.go.id. Selain SK, keanggotaan di asosiasi profesi seperti IPPTI (Ikatan Penerjemah dan Penafsir Tersumpah Indonesia) atau HPI (Himpunan Penerjemah Indonesia) jadi indikator tambahan, meski bukan pengganti SK resmi. Kalau biro jasa tidak bisa menunjukkan nomor SK sama sekali, itu sudah jadi tanda peringatan pertama.
Baca Juga: Contoh Descriptive Teks dalam Bahasa Inggris
Setiap hasil terjemahan tersumpah wajib disertai afidavit, yaitu pernyataan tertulis dari penerjemah yang menegaskan bahwa hasil terjemahan sudah akurat dan sesuai dokumen asli. Pernyataan ini melekat pada dokumen hasil terjemahan dan menyatakan keakuratan serta kebenaran isinya. Penerjemah palsu biasanya menghindari format afidavit yang lengkap, atau malah menolak menandatangani pernyataan tertulis karena enggan bertanggung jawab secara hukum. Tanda tangan yang dipakai pun sering berupa hasil pindaian atau tempelan digital, bukan tanda tangan basah asli, dan stempelnya tidak mencantumkan nomor SK yang bisa dicocokkan ke database resmi.
Baca Juga: 5 Dialog Bahasa Inggris tentang Liburan dan Artinya
Kerugian akibat memakai jasa penerjemah abal-abal bukan cuma soal uang yang terbuang, tapi juga waktu yang hilang saat jadwal keberangkatan sudah mendesak.
Baca Juga: Penggunaan Mr, Ms, Miss, dan Mrs yang Perlu Kamu Ketahui
Pemohon visa kerja seperti Tokutei Ginou, visa pasangan, atau visa pelajar sering kali baru sadar dokumennya bermasalah saat proses pengajuan sudah berjalan jauh. Dokumen yang diterjemahkan oleh orang tanpa wewenang resmi berisiko ditolak langsung oleh kedutaan atau lembaga imigrasi negara tujuan, karena instansi tersebut hanya mengakui hasil kerja penerjemah yang terdaftar. Akibatnya, proses harus diulang dari awal, jadwal wawancara bisa tertunda, bahkan dalam kasus tertentu aplikasi visa bisa dianggap tidak lengkap secara permanen untuk periode pengajuan itu.
Baca Juga: penerjemah tersumpah portugis Jakarta
Cara paling sederhana untuk menghindari masalah ini adalah selalu meminta nomor SK penerjemah sebelum dokumen diserahkan, lalu mencocokkannya langsung di sistem AHU. Untuk dokumen tertentu seperti visa, studi, dan pekerjaan luar negeri, kamu juga bisa bertanya langsung ke pihak tujuan apakah penerjemah yang dipakai diakui, karena meski penerjemah tersumpah resmi umumnya selalu diterima, beberapa negara tetap memiliki standar khusus. Hindari tergiur tawaran harga jauh di bawah pasaran tanpa keterangan jelas soal siapa yang mengerjakan, karena biaya murah biasanya berbanding lurus dengan risiko dokumen ditolak.
Baca Juga: Penerjemah Tersumpah Banyuwangi Cepat
Validasi mandiri sebenarnya bisa dilakukan dalam hitungan menit kalau kamu tahu langkah dan tempat yang tepat untuk mengeceknya.
Sebelum menyerahkan dokumen, minta biro jasa menunjukkan sertifikat kelulusan ujian kualifikasi penerjemah dan SK pengangkatan resminya. Selain itu, mintalah contoh hasil terjemahan sebelumnya untuk melihat format afidavit, posisi stempel, dan cara penerjemah mencantumkan nomor SK pada dokumen. Penerjemah yang kredibel biasanya tidak keberatan menunjukkan portofolio ini karena mereka memang punya legalitas untuk dipertanggungjawabkan.

Langkah pengecekan resminya dimulai dengan membuka situs ahu.go.id, lalu mencari menu yang berkaitan dengan daftar penerjemah tersumpah. Masukkan nama penerjemah pada kolom pencarian, dan sistem akan menampilkan data jika yang bersangkutan memang terdaftar secara legal. Kalau nama penerjemah tidak muncul sama sekali di sistem tersebut, besar kemungkinan statusnya belum atau tidak pernah tersertifikasi resmi. Cocokkan juga nomor SK yang tertera di stempel dokumen dengan data yang muncul di sistem, supaya tidak ada celah pemalsuan nomor.
Perbandingan ini penting dipahami karena banyak orang menganggap semua jasa terjemahan setara, padahal risikonya jauh berbeda.
Penerjemah tersumpah profesional terikat kode etik profesi yang mewajibkan mereka menjaga kerahasiaan isi dokumen klien, termasuk data pribadi seperti nomor identitas, riwayat keluarga, atau status hukum. Layanan instan murah yang tidak jelas badan hukumnya sering kali tidak punya kebijakan privasi yang mengikat, sehingga dokumen sensitif kamu berisiko diteruskan ke pihak ketiga tanpa pengawasan yang memadai.
Penerjemah tersumpah dituntut lolos ujian kualifikasi dengan standar nilai tertentu sebelum diangkat sumpah, sehingga penguasaan istilah hukum dan keimigrasian mereka sudah teruji. Layanan instan yang mengandalkan penerjemah lepas tanpa sertifikasi biasanya kurang familiar dengan padanan istilah teknis seperti jenis visa kerja, status kependudukan, atau terminologi akta resmi, yang kalau salah diterjemahkan bisa mengubah makna dokumen secara signifikan di mata instansi penerima.
Terjemahkan Kebutuhan Anda Sekarang!
📱 WhatsApp: 0856-6671-475
📧 Email: admin@translationtransfer.com
📸 Instagram: @translationtransfer
Translation Transfer – Penerjemah.id Jasa Penerjemah Tersumpah Profesional untuk Kebutuhan Penerjemahan, Cepat, Legal, dan Terpercaya.
Referensi:


