Penerjemah Resmi
by Translation Transfer
Penulis: Moh. Said Mahri

Bagaimana Cara Urus Nikah dengan Orang Taiwan di KUA | Menikah dengan warga negara Taiwan membawa proses administrasi yang lebih panjang dibanding pernikahan sesama WNI. Kamu perlu memahami dokumen dari pihak Taiwan, alur di kelurahan dan KUA, sampai potensi kendala yang sering muncul di lapangan. Artikel ini merangkum tahapannya secara berurutan agar kamu bisa mempersiapkan berkas tanpa bolak-balik.
Pasangan calon pengantin dari Taiwan wajib menyiapkan dokumen identitas seperti paspor yang masih berlaku, akta kelahiran, dan surat keterangan belum menikah dari otoritas Taiwan. Semua dokumen ini harus diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan dilegalisasi sebelum diserahkan ke KUA atau Dukcapil, tergantung agama pasangan yang menikah. Petugas KUA akan memeriksa keabsahan setiap berkas, dan jika ada bagian yang kurang lengkap, biasanya diminta revisi atau legalisasi tambahan.
Sementara itu, calon pengantin WNI tetap harus melengkapi dokumen standar seperti KTP, kartu keluarga, dan akta kelahiran. Pastikan data pada dokumen milik kamu dan pasangan konsisten, karena perbedaan kecil pada ejaan nama bisa memperlambat proses verifikasi.
TETO atau Taipei Economic and Trade Office adalah kantor perwakilan Taiwan yang menangani legalisasi dokumen untuk keperluan resmi, termasuk pernikahan. Sebelum sampai ke tahap ini, dokumen dari Indonesia biasanya melalui notaris publik lalu Kementerian Hukum dan HAM. Dokumen yang umum diminta untuk dilegalisasi di TETO antara lain akta kelahiran, surat keterangan belum menikah, dan buku nikah bagi yang pernah menikah sebelumnya.
Karena dokumen dari Taiwan menggunakan bahasa Mandarin, kamu memerlukan jasa penerjemah tersumpah agar hasil terjemahan diakui secara hukum oleh KUA maupun instansi terkait lainnya. Penerjemah tersumpah memiliki akreditasi resmi dari pemerintah, sehingga setiap dokumen yang mereka kerjakan disertai stempel dan tanda tangan yang membuatnya sah dipakai untuk keperluan administratif.
Baca Juga: Penerjemah Tersumpah Banyuwangi Cepat
Salah satu dokumen yang paling sering menimbulkan kendala adalah surat keterangan belum menikah, atau dikenal juga sebagai single certificate. Dokumen ini harus diterbitkan oleh otoritas Taiwan, lalu dilegalisasi oleh kementerian luar negeri setempat sebelum akhirnya disahkan oleh kantor perwakilan Taiwan di Indonesia. Masalah biasanya muncul karena masa berlaku dokumen ini terbatas, sehingga jika proses administrasi berjalan lambat, surat tersebut bisa kedaluwarsa sebelum sempat digunakan untuk mendaftar nikah.
Solusinya, urus single certificate mendekati waktu pendaftaran nikah, bukan jauh-jauh hari sebelumnya. Koordinasikan jadwal dengan pasangan agar dokumen dari Taiwan dan dokumen dari Indonesia bisa selesai dalam rentang waktu yang berdekatan. Konsultasi ke KUA setempat juga membantu, karena petugas bisa memberi tahu batas waktu dokumen yang masih dianggap valid untuk pendaftaran.
Baca Juga: penerjemah tersumpah portugis Jakarta

Perbedaan penulisan nama antara paspor, akta kelahiran, dan dokumen legalisasi lainnya kerap menjadi penyebab berkas ditolak petugas KUA. Kasus ini umum terjadi karena sistem penulisan nama di Taiwan berbeda dengan format nama pada dokumen Indonesia, terutama untuk ejaan yang mengandung tanda baca atau susunan huruf yang tidak baku.
Jika kamu menemukan perbedaan seperti ini, langkah pertama adalah mengecek ulang seluruh dokumen sebelum diserahkan ke KUA. Ajukan koreksi ke instansi penerbit dokumen yang salah, baik itu di Taiwan maupun di Indonesia, sebelum proses legalisasi berikutnya dilakukan. Gunakan jasa penerjemah tersumpah yang berpengalaman menangani dokumen Taiwan, karena mereka biasanya sudah familiar dengan format nama yang kerap menimbulkan selisih ini dan bisa membantu memberi catatan penyesuaian yang bisa diterima petugas KUA.
Baca Juga: Penggunaan Mr, Ms, Miss, dan Mrs yang Perlu Kamu Ketahui
Proses dimulai dari RT dan RW setempat untuk mendapatkan surat pengantar. Surat ini dibawa ke kelurahan atau desa untuk mengisi formulir N1 (surat pengantar nikah), N2 (surat keterangan asal-usul), dan N4 (surat keterangan tentang orang tua). Petugas kelurahan akan memverifikasi data sebelum surat ditandatangani oleh lurah atau sekretaris kelurahan.
Setelah dokumen dari kelurahan selesai, kamu membawanya ke KUA sesuai domisili untuk mendaftarkan pernikahan. Jika akad dilaksanakan di wilayah KUA yang berbeda dari domisili, kamu perlu mengurus surat numpang nikah terlebih dahulu di KUA asal. Pendaftaran nikah di KUA sebaiknya dilakukan paling lambat 10 hari kerja sebelum tanggal akad, sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: 5 Dialog Bahasa Inggris tentang Liburan dan Artinya
CNI atau Certificate of No Impediment adalah dokumen tambahan yang kadang diminta untuk memastikan calon pengantin dari Taiwan tidak memiliki halangan hukum untuk menikah. Petugas KUA akan mencocokkan dokumen ini dengan berkas lain seperti paspor dan surat keterangan belum menikah yang sudah dilegalisasi.
Setelah semua berkas dinyatakan lengkap dan valid, KUA akan menjadwalkan akad nikah. Pasangan biasanya juga mengikuti penasihatan perkawinan singkat sebelum hari pelaksanaan. Begitu akad selesai, KUA menerbitkan buku nikah sebagai bukti sah pernikahan yang bisa digunakan untuk pengurusan dokumen lanjutan, termasuk pencatatan di instansi Taiwan jika pasangan berencana tinggal di sana.
Baca Juga: Contoh Descriptive Teks dalam Bahasa Inggris
Terjemahkan Kebutuhan Anda Sekarang!
📱 WhatsApp: 0856-6671-475
📧 Email: admin@translationtransfer.com
📸 Instagram: @translationtransfer
Translation Transfer – Penerjemah.id Jasa Penerjemah Tersumpah Profesional untuk Kebutuhan Penerjemahan, Cepat, Legal, dan Terpercaya.
Referensi:


