Penerjemah Resmi
by Translation Transfer
Penulis: Louis Priscilla

Cara Membuat CV yang menarik | no 5 wajib kamu cantumkan – Curriculum Vitae (CV) merupakan sebuah riwayat hidup yang menjadi salah satu persyaratan pelamar pekerjaan untuk melamar sebuah perusahaan. Melalui CV ini, HR bisa melihat apakah pelamar tersebut layak untuk direkrut atau tidak. Jika CV yang kamu berikan menonjol dan menarik di antara pelamar lain, selamat kamu sudah memberikan kesan pertama yang kuat dan peluang kamu lolos ke tahap wawancara juga akan semakin besar. Jadi, ada baiknya jika kamu bisa mengetahui cara membuat CV yang menarik agar HR bisa memberikan nilai tambah untuk kamu lolos ke perusahaan.
CV yang disusun dengan baik tidak hanya memberikan informasi tentang pengalaman kerja dan kualifikasi, tetapi juga menunjukkan seberapa layak dan berkualitasnya kamu dengan posisi yang akan kamu lamar. Menurut beberapa studi, perekrut atau HR hanya membaca sekitar 6 detik untuk memeriksa curriculum vitae. Oleh karena itu, jika kamu tidak membuat artikelmu semenarik mungkin, dalam 6 detik dijamin CV kamu tidak akan lolos ke tahap selanjutnya. Jadi curriculum vitae ini sangat menentukan apakah pelamar tersebut bisa diterima atau ditolak.
Jika HR memang hanya membaca 6 detik CV, bagaimana mereka tahu pengalaman mendalam dari pelamar tersebut? Nah, meskipun hanya 6 detik tetapi curriculum vitae yang menarik memiliki strategi penulisannya, sehingga HR bisa langsung mengetahui seberapa layak kamu menjadi karyawan perusahaannya. Ingin tahu cara membuat CV yang menarik? Yuk, simak artikel ini sampai akhir.
Baca juga: Cara Menjawab Interview Bahasa Inggris
Seperti yang telah ditulis di atas, CV menjadi dokumen penting yang berfungsi untuk mengenalkan diri dan memberi gambar perihal background pelamat kerja oada suatu instansi atau perusahaan. Ingat, CV ini berbeda dengan resume. Resume hanya meringkas pengalaman kamu, menekankan pencapaian, dan menunjukkan tujuan karir kamu secara ringkas. Namun, CV inilah kamu memiliki kesempatan menjual nilai diri kamu kepada perusahaan, apa yang akan kamu berikan pada perusahaan, dan cara membuat mereka terrtarik dengan kamu.
Cara membuat CV yang menarik itu bukan berarti isinya sampai berlembar-lembar karena tidak akan dibaca oleh perekrut yang hanya memiliki waktu 6 detik untuk memerika curriculum vitae. Jadi daripada membuat tulisan kamu sia-sia, lebih baik cantumkan beberapa informasi di bawah ini dengan tepat.
Kamu tidak mungkin melewatkan iformasi pribadi kamu seperti nama, nomor telepon, alamat, dan email kamu dalam CV bukan? Tentunya informasi pribadi ini wajib ada dalam CV kamu karena dengan begitu HR bisa mengetahui siapa kamu dan bagaimana cara menghubungi kamu untuk tahap selanjutnya.
Posisikan keterangan pribadi kamu di bagian header CV atau bagian atas karena informasi tersebut yang akan dilihat pertama kali oleh perekrut. Perhatikan juga font yang kamu gunakan, jika kamu ingin terlihat lebih profesional jangan menggunakan font yang imut atau lettering yang sulit dibaca tetapi cari font seperti Times New Roman atau Arial agar CV kamu bisa dibaca dan lebih rapi. Selain itu, ukuran font nama harus lebih besar daripada ukuran tulisan yang lainnya.
Pastikan nama kamu berada di paling atas CV kemudian dibawahnya ada alamat, nomor telepon, dan email. Penulisan alamat juga tidak perlu terlalu rinci, cukup berikan nama kota dan daerah yang kamu tinggali sekarang.
CV summary atau bisa disebut sebagai CV objective berisi tentang diri kamu secara singkat seperti pendidikan kamu, perjalanan karir yang sesuai dengan posisi yang kamu lamar, minat kamu dan tujuan kamu sekarang. Buat ringkasan tersebut sesingkat dan semenarik mungkin kurang lebih tiga baris dengan informasi yang cukup lengkap dan eye chatching.
Tipsnya, sesuaikan semua informasi kamu dengan posisi yang kamu lamar dan jangan membahas hal yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang kamu lamar. Pada bagian ini memang sangat penting untuk dilakukan agar HR bisa betah membaca CV kamu karena kamu berhasil ‘menjual’ diri kamu sesuai dengan apa yang diinginkan oleh perusahaan.
Contohnya:
Seorang Certified Public Accountant (CPA) yang memiliki minat meningkatkan performa keuangan secara komprehensif. Dengan tujuh tahun pengalama, saya behasiil membuat manajement investasi yang hasilnya berfokus kepada klien serta meningkatkan performa keuangan dari perusahaan.

Perekut tidak mungkin asal memilih calon staff di perusahannya. Mereka pasti melihat juga pengalaman calon pekerjanya sebagai pertimbangan mereka dalam memberi undangan wawancara. Oleh karena itu, CV yang menarik jika kamu juga mencantumkan pengalaman kerja kamu.
Bagi kamu yang fresh graduate, kamu mungkin belum memiliki pengalam kerja. Kamu bisa mencatumkan pengalaman magang, part time, organisasi yang ada hubungannya dengan pekerjaan yang kamu lamar. Kamu juga bisa menambahkan projek-projek yang pernah kamu kerjakan atau pengalaman mengikuti kelas profesional yang pernah kamu ikuti selama kuliah asalkan semuanya berhubungan dengan posisi yang dilamar. Usahakan kamu menunjukkan selama kuliah kamu aktif melakukan sesuatu bukan hanya fokus pada kuliah, tetapi ada praktik nyata yang kamu lakukan selama 4 tahun ini.
Dalam menyusun pengalaman kerja, pekerjaan terakhir disarankan ditempatkan di urutan pertama. Kemudian tambahkan informasi utama seperti tanggung jawab selama menjalani pekerjaan dan pencapaian apa yang telah kamu buat.
Dalam menulis pendidikan kamu, tulislah pendidikan yang menurutmu penting atau setidaknya 2 pendidikan terakhir yang kamu tempuh. Contohnya pendidikan kuliah dan SMA kamu. Jangan menuliskan semua riwayat pendidikan kamu karena HR tidak membutuhkan informasi sekolah yang kamu tempuh apalagi jika hal tersebut tidak ada pencapaian dan hubungan dengan posisi yang dilamar.
Beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam penulisaan riwayat pendidikan:
Jika kamu memiliki banyak skill yang dikuasai, jangan kamu tulis semuanya. Sebaiknya kamu mencantumkan kemampuan yang relevan dengan pekerjaan yang kamu inginkan.
Kamu harus memahami pekerjaan kamu yang lamar membutuhkan kemampuan apa kemudian kamu bisa menyesuaikan kemampuan yang kamu punya sekarang dan jangan lupa cantumkan di CV kamu. Misalnya, jika kamu melamar sebagai Desainer Grafis, sertakan keahlian kamu dalam mengoperasikan Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, dan sebagainya.
Nah, itu tadi tips cara membuat CV yang menarik perhatian HR yang bisa kamu terapkan jika kamu ingin melamar pekerjaan.
Mencari peluang karier di luar negeri atau perusahaan internasional? Pastikan CV kamu tidak hanya tampil profesional, tetapi juga dapat dipahami dengan sempurna oleh perekrut dari berbagai negara. Dengan layanan penerjemahan Translation Transfer, kami dapat membantu kamu menerjemahkan CV dan dokumen terkait secara akurat dan efektif, sehingga meningkatkan peluang kamu di pasar kerja global.
Hubungi saya sekarang untuk membuat CV Anda siap bersaing di dunia internasional!
Baca selanjutnya: Definisi Interpreter dan Tugasnya



