Penerjemah Resmi
by Translation Transfer
Penulis: Khoridatul I.

Dokumen Wajib Diterjemahkan untuk Beasiswa Stipendium Hungaricum | Setiap tahun, ribuan mahasiswa Indonesia bersaing memperebutkan Beasiswa Stipendium Hungaricum, beasiswa penuh dari pemerintah Hungaria untuk jenjang S1 sampai S3. Data UNESCO mencatat dari 269 juta mahasiswa di seluruh dunia, sekitar 7,3 juta orang menempuh studi lintas negara, dan jumlahnya terus bertambah setiap tahun (UNESCO, 2024). Dari pengalaman kami mendampingi banyak pelamar, faktor yang sering luput dari perhatian justru soal kelengkapan dokumen persyaratan beasiswa dalam bahasa yang diakui panitia. Kesalahan terjemahan bisa menggagalkan aplikasi di tahap administrasi, padahal proses seleksi belum sampai ke tahap penilaian akademik. Karena itu, memahami dokumen yang wajib diterjemahkan beserta siapa yang berwenang mengerjakannya menjadi langkah penting sejak awal persiapan.
Stipendium Hungaricum merupakan program beasiswa dari pemerintah Hungaria yang ditujukan bagi WNI yang ingin menempuh studi S1, S2, S3, atau program non-gelar. Pendaftaran untuk tahun akademik 2026/2027 dibuka lewat laman apply.stipendiumhungaricum.hu dan ditutup pada 15 Januari 2026 pukul 14.00 Waktu Eropa Tengah.
Beasiswa ini menanggung biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan, akomodasi, serta asuransi kesehatan untuk jenjang S1, S2, S3, program non-gelar, sampai pelatihan spesialis pascasarjana. Pelamar diberi kesempatan memilih hingga tiga program studi di universitas berbeda dalam satu waktu. Fasilitas selengkap ini membuat persaingan semakin ketat, sehingga kerapian dokumen menjadi nilai tambah tersendiri bagi pelamar.
Program ini dikoordinasikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI selaku Sending Partner. Berdasarkan ketentuan terbaru untuk tahun akademik 2026/2027, pelamar Indonesia sudah tidak perlu lagi mengajukan surat rekomendasi ke Kemendiktisaintek. Seleksi dokumen kini langsung ditangani oleh Tempus Public Foundation Hungaria setelah berkas dinyatakan lolos technical check.
Baca Juga: Punya Impian dan Berencana Kuliah di Luar Negeri? Berikut Beberapa Dokumen yang Wajib Diterjemahkan
Dokumen asli yang berbahasa Indonesia belum tentu dipahami oleh panitia seleksi di Hungaria. Karena itu, ketentuan bahasa dokumen resmi mengharuskan setiap berkas diterjemahkan ke bahasa yang diakui oleh program studi tujuan.
Formulir pendaftaran online harus diisi dalam bahasa Inggris, dan aturan yang sama berlaku untuk sebagian besar dokumen pendukung lainnya. Ijazah dan transkrip nilai berbahasa Indonesia otomatis memerlukan versi terjemahan resmi. Tanpa terjemahan yang sesuai standar, sistem verifikasi di portal berisiko menolak berkas, sehingga konsistensi bahasa menjadi kunci utama untuk lolos technical check.
Dokumen resmi negara pada dasarnya ditulis dalam bahasa Indonesia sesuai UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara. Karena itu, versi berbahasa asing memerlukan terjemahan resmi yang dikerjakan sesuai kaidah dan standar yang berlaku, dengan memperhatikan konteks hukum dari dokumen aslinya. Peraturan Menteri Hukum Nomor 4 Tahun 2025 memperkuat ketentuan mengenai siapa yang berwenang membuat terjemahan tersebut, sehingga setiap dokumen memiliki identitas penerjemah, nomor SK, dan tanda tangan resmi yang dapat diverifikasi.
Baca Juga: Jasa Translate Ijazah | Alasan Translate Ijazah Penting untuk Masa Depan Kamu
Ada beberapa kelompok dokumen yang hampir pasti diminta dalam proses pendaftaran, masing-masing dengan tingkat kerumitan terjemahan yang berbeda. Menyiapkannya lebih awal akan menghindarkan pelamar dari tenggat waktu yang mepet.
Ijazah, transkrip nilai, dan sertifikat prestasi akademik terakhir wajib disertakan sesuai bahasa yang ditentukan oleh program studi. Kesalahan kecil pada nama mata kuliah atau nilai bisa memicu pertanyaan tambahan dari panitia. Terjemahan ijazah dan transkrip nilai sebaiknya dikerjakan oleh penerjemah yang memahami istilah pendidikan tinggi, karena dokumen ini menjadi dasar penilaian kesetaraan jenjang oleh universitas tujuan.
Akta kelahiran, KTP, dan paspor digunakan untuk memverifikasi identitas dan kewarganegaraan pelamar, dan biasanya diminta dalam terjemahan resmi ke bahasa Inggris. Kesalahan penulisan nama, tanggal lahir, atau nomor dokumen sangat berisiko menyebabkan penolakan berkas. Paspor juga menjadi acuan utama saat mengurus visa pelajar setelah dinyatakan lolos beasiswa, sehingga terjemahannya sebaiknya diurus bersamaan dengan proses legalisasi.
Meski pelamar Indonesia kini tidak diwajibkan meminta rekomendasi ke Kemendiktisaintek, banyak program studi masih meminta surat rekomendasi dari dosen atau atasan. Motivation letter menjadi dokumen penting yang menggambarkan alasan dan kesiapan akademik pelamar. Jika sumber aslinya berbahasa Indonesia, terjemahannya tetap harus mengikuti standar resmi, karena pilihan kata ikut memengaruhi kesan pertama panitia seleksi.

Hasil terjemahan otomatis tidak selalu diterima oleh lembaga pendidikan luar negeri, karena ada perbedaan mendasar antara terjemahan biasa dan terjemahan tersumpah yang memengaruhi keabsahan dokumen.
Penerjemah tersumpah adalah individu yang diangkat sumpah oleh Menteri Hukum dan HAM serta terdaftar resmi, sesuai Peraturan Menteri Hukum Nomor 4 Tahun 2025 tentang Syarat dan Tata Cara Pengangkatan, Pelaporan, Pemberhentian, Perpanjangan, dan Pengawasan Penerjemah Tersumpah, yang berlaku sejak 19 Februari 2025. Setiap hasil terjemahannya dilengkapi identitas, nomor SK, cap, dan tanda tangan resmi, sehingga diakui setara dengan dokumen aslinya oleh lembaga di luar negeri.
Untuk dokumen legal seperti ijazah, akta kelahiran, KTP, paspor, dan surat rekomendasi resmi, jasa penerjemah tersumpah menjadi keharusan. Dokumen non-legal seperti draf motivation letter kadang masih memakai terjemahan biasa, namun versi finalnya tetap disarankan melalui penerjemah tersumpah, mengingat banyak universitas Hungaria secara eksplisit meminta “certified translation” di portal pendaftarannya.
Baca Juga: Panduan Lengkap Biaya Hidup Mahasiswa Indonesia di Rumania
Setelah diterjemahkan, sebagian dokumen masih perlu dilegalisasi agar diakui sah secara internasional. Indonesia kini sudah meninggalkan sistem legalisasi berlapis sejak mengaksesi Konvensi Apostille.
Sejak Indonesia mengaksesi Konvensi Apostille melalui Perpres Nomor 2 Tahun 2021, legalisasi dokumen publik cukup dilakukan satu kali lewat Ditjen AHU Kemenkumham. Ketentuan teknisnya kini diatur dalam Peraturan Menteri Hukum Nomor 50 Tahun 2025 yang menggantikan Permenkumham Nomor 6 Tahun 2022. Sertifikat apostille otomatis diakui di lebih dari seratus negara anggota, termasuk Hungaria. Di sinilah Translation Transfer membantu banyak calon awardee lewat layanan penerjemahan tersumpah terintegrasi yang bisa dicek di penerjemahresmi.id.
Meski apostille menyederhanakan proses, sejumlah universitas atau kedutaan tetap bisa meminta verifikasi tambahan sesuai kebijakan masing-masing. Pelamar disarankan mengecek langsung ke narahubung program studi tujuan agar mengetahui dokumen mana saja yang membutuhkan legalisasi ekstra. Karena tenggat pendaftaran cukup ketat, proses ini sebaiknya diurus jauh hari sebelum deadline agar terhindar dari kesalahan teknis menjelang batas waktu.
Mengejar kursi Beasiswa Stipendium Hungaricum sudah cukup menantang, sehingga urusan terjemahan dokumen sebaiknya diserahkan pada ahlinya. Translation Transfer hadir sebagai mitra tepercaya dengan penerjemah tersumpah bersertifikat SK Kemenkumham, layanan 24 jam, hasil kerja profesional dan tepat waktu, hingga paket Dream Saver yang selesai dalam satu hari, dengan kerahasiaan dokumen yang terjamin penuh. Jangan biarkan urusan administrasi menghambat langkah kamu menuju kampus impian. Kunjungi https://penerjemahresmi.id/penerjemah-tersumpah/, WhatsApp 0856-6671-475, email admin@translationtransfer.com, atau Instagram @translationtransfer untuk konsultasi gratis hari ini.
Baca Juga: Bogor Sworn Translator | Cepat dan Resmi Kemenkumham
1. Apakah semua dokumen Stipendium Hungaricum wajib diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah? Tidak semua dokumen memerlukannya, namun dokumen legal seperti ijazah, akta kelahiran, dan KTP/paspor wajib melalui penerjemah tersumpah agar diakui sah.
2. Bahasa apa yang digunakan untuk dokumen pendaftaran? Umumnya bahasa Inggris, mengikuti bahasa formulir dan ketentuan program studi yang dipilih.
3. Apakah dokumen terjemahan perlu apostille juga? Untuk dokumen publik seperti ijazah dan akta kelahiran, apostille dari Ditjen AHU Kemenkumham sangat disarankan.
4. Berapa lama proses penerjemahan dokumen beasiswa di Translation Transfer? Tersedia layanan reguler dan paket Dream Saver yang bisa selesai dalam satu hari kerja.
5. Apakah surat rekomendasi tetap perlu diterjemahkan meski tidak diajukan ke Kemendiktisaintek? Ya, jika program studi tujuan memintanya secara langsung dan dokumen aslinya berbahasa Indonesia, terjemahan resmi tetap diperlukan.
UNESCO. (2024). Higher education: Figures at a glance. UNESCO Institute for Statistics. https://uis.unesco.org/
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI. (2025). Tawaran Beasiswa Stipendium Hungaricum Scholarship Programme Tahun Akademik 2026/2027. https://kemdiktisaintek.go.id/announcement/article/tawaran-beasiswa-stipendium-hungaricum-scholarship-programme-tahun-2026
Kementerian Hukum RI. (2025). Peraturan Menteri Hukum Nomor 4 Tahun 2025 tentang Syarat dan Tata Cara Pengangkatan, Pelaporan, Pemberhentian, Perpanjangan, dan Pengawasan Penerjemah Tersumpah.
Kementerian Hukum RI. (2025). Peraturan Menteri Hukum Nomor 50 Tahun 2025 tentang Layanan Apostille.
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Kementerian Hukum dan HAM RI. (2021). Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pengesahan Convention Abolishing the Requirement of Legalisation for Foreign Public Documents.


