Penerjemah Resmi
by Translation Transfer
Penulis: Moch Andike Arifin Ilham

Sejarah Bahasa Indonesia | 6 Pengaruh Bahasa Belanda di Indonesia – Indonesia merupakan negara kepulauan yang erat kaitannya dengan sejarah kolonial Belanda. Belanda merupakan sebuah negara di Benua Eropa yang pernah menjajah Indonesia. Menurut sejarah, Belanda pertama kali mengunjungi Indonesia pada tahun 1597, tepatnya di Banten.
Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi sekaligus bahasa persatuan yang digunakan oleh lebih dari 270 juta penduduk Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Bahasa Indonesia sangat erat kaitannya dengan perkembangan Bahasa Melayu, yang menjadi dasar akar dari Bahasa Indonesia. Sebelum Bahasa Indonesia diresmikan menjadi bahasa nasional, Nusantara telah lama menggunakan Bahasa Melayu sebagai lingua franca untuk memudahkan komunikasi, berniaga dan juga bersosialisasi. Bahasa Melayu kemudian berevolusi secara bertahap menjadi cikal bakal Bahasa Indonesia.
Sejarah Bahasa Indonesia mulai berkembang pada awal abad ke-20, ketika gerakan kebangsaan Indonesia mulai merumuskan identitas nasional. Salah satu momen sebagai tonggak awal yang sangat penting dalam perkembangan Bahasa Indonesia adalah Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 ketika para pemuda dari berbagai daerah di Indonesia mulai menyatakan komitmen mereka untuk menjunjung tinggi penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
Bahasa Indonesia secara resmi digunakan sebagai bahasa nasional pada saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Sejak diresmikannya Bahasa Indonesia, banyak aspek kehidupan seperti administrasi, pendidikan, dan juga hukum mulai mengadopsi bahasa sebagai medium utama penyampaian. Meskipun Bahasa Indonesia masih banyak memakai istilah Bahasa Melayu, pengaruh bahasa kolonial terutama Bahasa Belanda, hal ini juga memperkaya kosakata dan terminologi dalam Bahasa Indonesia.
Seiring berjalannya waktu, Bahasa Indonesia terus mengalami perkembangan baik dari segi kosakata maupun penggunaannya di berbagai bidang. Globalisasi dan teknologi membawa perubahan signifikan dalam cara berkomunikasi. Bahasa Indonesia banyak menyerap bahasa asing, tak terkecuali bahasa penjajahnya dulu yakni Bahasa Belanda. Meski banyak menyerap kosakata dalam bahasa asing, hal ini tetap menjadi simbol penting persatuan dan identitas bangsa melalui dinamika sejarah dan perkembangan sosial budaya.
Baca juga: Transkrip Youtube | 5 Manfaat Penting yang Harus Kamu Tahu

Bahasa Indonesia erat sekali kaitannya dengan sejarah yang kelam. Penggunaan Bahasa Indonesia juga mengalami perubahan seiring berjalannya waktu dan sejarah. Berikut ini adalah garis besar sejarah dalam penggunaan Bahasa Indonesia:
Bahasa Indonesia berasal dari Bahasa Melayu, yang merupakan lingua franca atau bahasa pengantar di wilayah Nusantara sebelum abad ke-20. Bahasa Melayu digunakan untuk perdagangan dan komunikasi antar-suku serta antar-pulau, terutama di pesisir Sumatra, Semenanjung Malaya, dan sebagian Kalimantan. Bahasa ini mulai berkembang pesat sejak zaman Kerajaan Sriwijaya (abad ke-7 hingga abad ke-13), yang menjadikannya bahasa resmi kerajaan.
Pada masa kolonialisme Belanda wilayah Nusantara mayoritas menggunakan Bahasa Melayu sebagai alat komunikasi dengan penduduk lokal. Pemerintah kolonial mengembangkan Bahasa Melayu dalam bentuk tulisan dengan penggunaan huruf Latin, dan mendirikannya sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Selain itu, para misionaris juga menggunakan Bahasa Melayu untuk menerjemahkan Alkitab dan materi agama.
Momen penting dalam sejarah bahasa Indonesia adalah Sumpah Pemuda yang diucapkan pada tanggal 28 Oktober 1928. Dalam kongres pemuda tersebut, salah satu isi sumpah adalah
“Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia”.
Sejak saat itu, bahasa Indonesia, yang berakar dari Bahasa Melayu, ditetapkan sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia.
Pada saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, Bahasa Indonesia resmi menjadi bahasa nasional. Penggunaan Bahasa Indonesia yang lebih formal mulai berkembang, terutama dalam dokumen-dokumen kenegaraan dan pendidikan. Bahasa Indonesia dipilih bukan hanya karena sudah dikenal luas, tetapi juga karena dianggap lebih netral dibandingkan bahasa daerah lainnya.
Setelah kemerdekaan, Bahasa Indonesia mengalami perkembangan pesat, baik dalam kosakata, tata bahasa, maupun penggunaannya di berbagai bidang seperti pendidikan, pemerintahan, media massa, dan sastra. Lembaga bahasa resmi, seperti Pusat Bahasa (sekarang menjadi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa), didirikan untuk mengembangkan Bahasa Indonesia dan memperkaya kosakatanya.
Pada era modern, Bahasa Indonesia terus berkembang seiring dengan pengaruh globalisasi, teknologi, dan media sosial. Banyak kata serapan dari bahasa asing, seperti bahasa Inggris, yang masuk ke dalam bahasa Indonesia. Namun, bahasa Indonesia tetap dijaga kemurniannya melalui kebijakan pemerintah dan pendidikan bahasa di sekolah-sekolah.
Baca juga: Translate Sunda-Indonesia | Mengeksplor Tatar Priangan Nan Syahdu

Bahasa Belanda banyak memengaruhi penggunaan Bahasa Indonesia modern. Pengaruh kebahasaan ini tak luput karena adanya masa kolonialisme yang panjang. Tak hanya Bahasa Belanda, bahasa asing lainnya seperti Bahasa Arab. Bahasa Portugis, Bahasa Hokkien, Bahasa Sanskerta dan masih banyak lagi. Berikut ini adalah pengaruh-pengaruh Bahasa Belanda di Bahasa Indonesia:
Bahasa Indonesia sangat banyak menyerap kosakata dari Bahasa Belanda, terutama untuk bidang pemerintahan, hukum, pendidikan, dan teknologi. Beberapa contoh kata serapan Bahasa Indonesia ini berasal dari Bahasa Belanda asli, lo. Berikut contoh daftar kata serapannya:
Dan masih banyak istilah serapan lainnya.
Sistem hukum dan pemerintahan kolonial Belanda membawa istilah-istilah yang masih digunakan di Indonesia, seperti:
Di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, banyak istilah yang diambil dari bahasa Belanda:
Penggunaan huruf “oe” dalam ejaan bahasa Indonesia sebelum Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dipengaruhi oleh bahasa Belanda, misalnya:
Beberapa kata yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan budaya juga diserap dari bahasa Belanda:
Istilah teknikal dalam keuangan dan teknik, seperti:

Nah, bagi kamu yang membutuhkan jasa penerjemah tersumpah di berbagai bahasa, percayakan pada kami di penerjemahresmi.id. Layanan kami memiliki beberapa tawaran sesuai dengan durasi pengerjaannya. Kamu bisa memilih beberapa paket yang sesuai:
| Paket | Durasi Pengerjaan |
| Reguler | 3 – 5 hari kerja |
| Ekspress | 1 – 2 hari kerja |
| Super Ekspress | 1 hari kerja |
Kunjungi laman kami di penerjemahresmi.id atau hubungi admin kami untuk informasi lebih lanjut dan mulailah pengalaman terjemahan yang mudah dan terpercaya!


