Penulis: Cintya Arum Pawesti

Perbedaan Penerjemah Tersumpah dan Biasa yang Wajib Kamu Tahu – Dunia penerjemahan punya kerumitan tersendiri yang sering kali tidak disadari oleh banyak orang, terutama ketika mereka harus mengurus dokumen resmi untuk keperluan penting.

Sebagai seseorang yang sudah lama mengikuti perkembangan industri layanan bahasa, saya sering melihat langsung bagaimana kesalahan dalam memilih jenis penerjemah berujung pada penolakan dokumen, pemborosan biaya, bahkan hilangnya kesempatan berharga seperti beasiswa atau visa.

Penerjemah tersumpah dan penerjemah biasa adalah dua profesi yang hadir untuk kebutuhan berbeda, dengan standar kompetensi dan kekuatan hukum yang juga tidak sama.

Menurut data Badan Pusat Statistik dalam laporan ketenagakerjaan sektor jasa, permintaan terhadap layanan penerjemahan profesional di Indonesia terus meningkat seiring dengan meningkatnya mobilitas internasional warga negara Indonesia, baik untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, maupun imigrasi.

Sementara itu, laporan industri dari Common Sense Advisory menyebutkan bahwa pasar penerjemahan global bernilai lebih dari USD 56 miliar pada 2022 dan diproyeksikan tumbuh signifikan hingga 2030 (Common Sense Advisory, The Language Services Market, 2022).

Di Indonesia sendiri, kesadaran publik terhadap pentingnya memilih penerjemah yang tepat masih tergolong rendah, dan kondisi inilah yang menjadi akar dari banyak masalah dokumen yang terjadi setiap harinya.

Artikel ini hadir untuk meluruskan kebingungan tersebut dengan panduan yang jelas dan berbasis regulasi terkini, agar kamu tidak salah langkah dalam mengurus dokumen pentingmu.

Pengertian Penerjemah Tersumpah dan Penerjemah Biasa dalam Dunia Translasi

Dalam industri penerjemahan, ada dua kategori utama yang sering disebutkan namun jarang dipahami secara mendalam oleh masyarakat awam: penerjemah tersumpah (sworn translator atau certified translator) dan penerjemah biasa (general translator).

Keduanya memang sama-sama bekerja mengalihkan makna dari satu bahasa ke bahasa lain, namun perbedaan paling mendasar terletak pada legalitas, kewenangan, dan ruang lingkup kerja yang mereka emban.

Penerjemah tersumpah di Indonesia adalah mereka yang telah diangkat dan disumpah oleh Gubernur, dan kini mengacu pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 72 Tahun 2021 tentang Penerjemah Tersumpah sebagai landasan hukum utama pengangkatan sekaligus pengawasan profesi ini.

Tanpa sumpah jabatan tersebut, seorang penerjemah, sebagus apa pun kemampuan bahasanya, tidak memiliki kewenangan untuk mengesahkan dokumen resmi yang akan digunakan dalam proses hukum, administrasi kenegaraan, atau keperluan luar negeri.

Di sisi lain, penerjemah biasa dapat bekerja secara bebas di berbagai bidang, mulai dari konten pemasaran, buku, artikel, subtitle film, hingga materi teknis, tanpa terikat pada standar sumpah jabatan.

Penting untuk dipahami bahwa tidak ada perbedaan hierarki kualitas di antara keduanya dalam hal kemampuan bahasa karena seorang penerjemah biasa bisa jadi lebih fasih dan kreatif dalam bidang tertentu.

Namun, dalam konteks legalitas dokumen formal, penerjemah tersumpah adalah satu-satunya pilihan yang sah di mata hukum.

Berikut adalah ringkasan perbedaan mendasar antara keduanya:

Penerjemah Tersumpah:

  • Telah melalui ujian kompetensi dan pengangkatan resmi oleh Gubernur berdasarkan regulasi yang berlaku
  • Memiliki kewenangan hukum untuk mengesahkan terjemahan dokumen resmi seperti akta kelahiran, ijazah, buku nikah, putusan pengadilan, hingga kontrak internasional
  • Hasil terjemahannya diakui oleh lembaga pemerintah, kedutaan besar, notaris, dan institusi hukum
  • Bertanggung jawab secara hukum atas keakuratan dan keabsahan terjemahan yang ditandatanganinya
  • Wajib menggunakan cap atau stempel resmi serta tanda tangan dalam setiap dokumen yang disahkan
  • Tunduk pada pengawasan dan dapat dikenai sanksi apabila melanggar kode etik profesi

Penerjemah Biasa:

  • Bekerja secara independen atau melalui agensi tanpa kewajiban sumpah jabatan
  • Menangani terjemahan non-legal seperti konten website, buku, dokumen internal perusahaan, materi pelatihan, dan subtitle
  • Sertifikasi tidak wajib, meski sebagian memiliki sertifikat dari lembaga seperti HPI (Himpunan Penerjemah Indonesia) untuk meningkatkan kredibilitas
  • Tarif lebih fleksibel dan bervariasi tergantung bidang spesialisasi dan pengalaman
  • Tidak memiliki kewenangan untuk mengesahkan dokumen yang digunakan untuk keperluan hukum dan administratif resmi
  • Lebih banyak tersedia di platform freelance dan pasar bebas

Baca Juga: Tips Memilih Interpreter Profesional untuk Acara Bisnis Internasional

Kesalahan Umum Saat Memilih Jenis Penerjemah untuk Dokumen

Banyak orang baru menyadari kekeliruan dalam memilih jenis penerjemah setelah dokumen mereka ditolak oleh kedutaan, kantor imigrasi, atau institusi pendidikan, dan pada saat itu waktu serta biaya sudah telanjur terbuang percuma.

Berikut adalah kesalahan-kesalahan paling umum yang perlu kamu waspadai:


1. Menggunakan Penerjemah Biasa untuk Dokumen Resmi yang Membutuhkan Legalitas

Ini adalah kesalahan paling fatal sekaligus paling sering terjadi di lapangan. Banyak orang berpikir bahwa selama terjemahan akurat secara bahasa, dokumen mereka pasti akan diterima oleh institusi mana pun.

Padahal, kedutaan besar, Kemenkumham, Kemenlu, dan berbagai lembaga pemerintahan lainnya secara eksplisit mensyaratkan terjemahan dari penerjemah tersumpah yang terdaftar resmi.

Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 22 Tahun 2021 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pemberian Kewarganegaraan, salah satu persyaratan administratif yang ditetapkan adalah dokumen terjemahan yang dibuat oleh penerjemah tersumpah.

Regulasi ini mempertegas bahwa penggunaan penerjemah biasa pada dokumen kewarganegaraan bisa berakibat langsung pada penolakan permohonan tanpa kompromi.

Konsekuensinya, pemohon harus mengulang seluruh proses dari awal, membuang waktu berbulan-bulan, dan mengeluarkan biaya tambahan yang seharusnya bisa dihindari sejak awal.

Kesalahan ini bukan semata soal ketidaktahuan, melainkan juga soal asumsi yang tidak pernah diverifikasi kepada pihak yang membutuhkan dokumen tersebut.


2. Memilih Penerjemah Berdasarkan Harga Termurah Tanpa Verifikasi Legalitas

Di era platform freelance dan media sosial, sangat mudah menemukan penawaran jasa terjemahan dengan harga yang sangat murah, bahkan ada yang menawarkan terjemahan per halaman di bawah Rp 50.000.

Sayangnya, banyak dari penawaran ini berasal dari individu yang tidak memiliki sertifikasi tersumpah, sehingga hasil terjemahannya tidak memiliki kekuatan hukum apa pun.

Kamu perlu tahu bahwa penerjemah tersumpah yang sah di Indonesia wajib terdaftar dalam daftar resmi yang dapat diverifikasi melalui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau melalui Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI).

Mengacu pada mekanisme pengawasan dalam Pergub DKI Jakarta No. 72 Tahun 2021, setiap penerjemah tersumpah memiliki nomor registrasi yang bisa dikonfirmasi, sehingga kamu dapat memverifikasi keasliannya sebelum menggunakan jasanya.

Jebakan harga murah ini bukan hanya merugikan secara finansial ketika dokumen ditolak, melainkan berpotensi membuka masalah hukum apabila ditemukan pemalsuan legalitas dokumen.

Jauh lebih bijak mengeluarkan biaya yang sesuai sejak awal daripada menanggung konsekuensi yang jauh lebih besar di kemudian hari.


3. Mengabaikan Spesialisasi Bidang Penerjemah

Tidak semua penerjemah tersumpah memiliki kompetensi yang setara di semua bidang.

Ada penerjemah tersumpah yang sangat ahli dalam dokumen hukum dan perdata, namun kurang familiar dengan terminologi medis atau teknik.

Memilih penerjemah tanpa mempertimbangkan spesialisasi bidangnya bisa menghasilkan terjemahan yang secara bahasa tepat, namun secara terminologi meleset dari standar yang berlaku.

Kesalahan terminologi dalam dokumen medis, misalnya, bisa berdampak serius pada diagnosa atau rekam medis internasional.

Begitu pula dalam dokumen hukum, satu kata yang keliru dapat mengubah makna klausul kontrak secara mendasar.

HPI sendiri mengklasifikasikan anggotanya berdasarkan bidang spesialisasi, dan direktori ini bisa menjadi panduan awal dalam memilih penerjemah yang paling relevan dengan kebutuhan dokumenmu.

Karena itu, sebelum memesan jasa terjemahan, pastikan kamu menyampaikan jenis dan tujuan dokumen secara spesifik, lalu tanyakan langsung kepada penerjemah apakah mereka punya pengalaman dan spesialisasi di bidang tersebut.

Penerjemah profesional yang jujur tidak akan ragu mengakui batas kompetensi mereka.


4. Tidak Memeriksa Validitas Masa Berlaku Sertifikasi

Banyak orang mengira bahwa status penerjemah tersumpah bersifat permanen seumur hidup.

Padahal, berdasarkan regulasi yang berlaku, terdapat mekanisme pembaruan dan evaluasi berkala terhadap penerjemah tersumpah yang terdaftar.

Menggunakan jasa penerjemah tersumpah yang sertifikasinya sudah kedaluwarsa atau dicabut sama artinya dengan menggunakan penerjemah biasa karena hasilnya tidak akan diakui secara hukum.

Pergub DKI Jakarta No. 72 Tahun 2021 mengatur bahwa penerjemah tersumpah dapat dikenai sanksi pencabutan izin apabila terbukti melanggar ketentuan, dan dokumen yang pernah dikeluarkan bisa dipertanyakan keabsahannya.

Maka dari itu, sangat penting untuk selalu memeriksa status aktif seorang penerjemah tersumpah sebelum menggunakan jasanya, terutama untuk dokumen yang akan digunakan dalam proses jangka panjang seperti naturalisasi atau litigasi internasional.

Cara paling mudah untuk memverifikasi adalah dengan meminta penerjemah menunjukkan SK pengangkatan atau nomor registrasi resmi mereka, lalu mengkonfirmasikannya kepada instansi yang relevan.

Langkah kecil ini bisa menghindarkan kamu dari masalah yang jauh lebih besar di kemudian hari.

Baca Juga: Apa Itu Jasa Interpreting? Pengertian, Jenis & Cara Kerjanya

Cara Menentukan Jenis Penerjemah Sesuai Kebutuhan Dokumen

Menentukan jenis penerjemah yang tepat bukan semata soal anggaran. Ini soal memahami fungsi dokumenmu dan ke mana dokumen tersebut akan digunakan.

Berikut adalah panduan praktis yang bisa kamu jadikan acuan:


1. Identifikasi Tujuan dan Institusi Penerima Dokumen

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mengidentifikasi secara spesifik ke mana dokumenmu akan diserahkan dan apa fungsi hukumnya.

Apabila dokumen ditujukan untuk kedutaan besar, kantor imigrasi, pengadilan, notaris, perguruan tinggi luar negeri, atau instansi pemerintah baik dalam maupun luar negeri, maka penerjemah tersumpah adalah satu-satunya pilihan yang valid secara hukum.

Mengacu pada Surat Edaran Direktorat Jenderal Imigrasi Nomor IMI-0277.GR.02.06 Tahun 2022, dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses visa dan izin tinggal wajib disertai terjemahan dari penerjemah tersumpah yang terdaftar resmi.

Ketentuan ini berlaku tanpa pengecualian, meskipun dokumen aslinya dianggap mudah dipahami oleh pihak penerima.

Sebaliknya, jika dokumen hanya digunakan untuk keperluan internal perusahaan, komunikasi bisnis, konten digital, atau materi edukasi yang tidak memerlukan pengesahan resmi, maka penerjemah biasa sudah cukup memadai sekaligus jauh lebih hemat secara biaya.


2. Pertimbangkan Tingkat Kompleksitas dan Bidang Teknis Dokumen

Setelah menentukan apakah kamu butuh penerjemah tersumpah atau biasa, langkah selanjutnya adalah menilai kompleksitas isi dokumenmu.

Dokumen hukum, medis, keuangan, dan teknik memerlukan penerjemah yang fasih berbahasa sekaligus memahami terminologi spesifik bidang tersebut secara mendalam.

HPI (Himpunan Penerjemah Indonesia) sebagai organisasi profesi resmi yang diakui pemerintah memiliki direktori penerjemah berdasarkan spesialisasi bidang.

Menggunakan direktori ini sebagai referensi awal akan sangat membantu dalam menyaring kandidat penerjemah yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

Untuk dokumen dengan tingkat teknis tinggi, pertimbangkan pula untuk meminta sampel terjemahan atau referensi pekerjaan sebelumnya sebagai bahan evaluasi.

Sementara itu, untuk dokumen kreatif atau konten yang membutuhkan nuansa budaya yang kuat seperti materi pemasaran, buku, atau konten media sosial, penerjemah biasa dengan spesialisasi kreatif justru sering menghasilkan output yang lebih natural dan mudah diterima dibandingkan penerjemah tersumpah yang terbiasa dengan bahasa formal dan kaku.

3. Sesuaikan dengan Timeline dan Anggaran yang Realistis

Penerjemah tersumpah umumnya mematok tarif yang lebih tinggi dibandingkan penerjemah biasa, mengingat tanggung jawab hukum dan proses sertifikasi yang mereka jalani.

Tarif rata-rata penerjemah tersumpah di Indonesia berkisar antara Rp 75.000 hingga Rp 150.000 per halaman tergantung bahasa dan kompleksitas dokumen, sementara tarif penerjemah biasa bisa jauh lebih bervariasi.

Selain soal tarif, pertimbangkan juga waktu penyelesaian yang dibutuhkan.

Untuk dokumen mendesak, pastikan kamu menyampaikan batas waktu secara jelas di awal dan mengkonfirmasi kesanggupan penerjemah sebelum memberikan pekerjaan.

Peraturan HPI merekomendasikan standar produktivitas terjemahan sekitar 2.000 hingga 2.500 kata per hari untuk pekerjaan berkualitas, sehingga kamu bisa mengestimasi waktu penyelesaian berdasarkan volume dokumenmu.

Perencanaan yang matang di awal, termasuk memperhitungkan kemungkinan revisi, akan menghindarkan kamu dari tekanan waktu yang justru bisa menurunkan kualitas hasil terjemahan.

Jangan menunggu satu hari sebelum deadline untuk mulai mencari penerjemah, terutama untuk dokumen resmi yang menuntut ketelitian tinggi.


4. Verifikasi Kredensial Sebelum Memesan

Apapun jenis penerjemah yang kamu pilih, verifikasi kredensial adalah langkah yang tidak boleh dilewatkan.

Untuk penerjemah tersumpah, mintalah nomor SK pengangkatan dari Gubernur dan pastikan nama mereka tercantum dalam daftar resmi.

Untuk penerjemah biasa, periksa portofolio, testimoni klien, dan keanggotaan di organisasi profesi seperti HPI.

Berdasarkan Pergub DKI Jakarta No. 72 Tahun 2021, penerjemah tersumpah yang sah wajib mencantumkan tanda tangan, cap resmi, serta pernyataan sumpah dalam setiap dokumen yang mereka terjemahkan.

Ketidakhadiran salah satu elemen ini bisa menjadi sinyal bahwa dokumen tersebut tidak memenuhi syarat legalitas yang ditetapkan.

Ini adalah daftar periksa sederhana namun sangat krusial yang harus kamu pastikan sebelum menggunakan dokumen tersebut untuk keperluan resmi.

Baca Juga: Jasa Sworn Translator Resmi, Cepat, Legal & Bergaransi

Perbedaan Penerjemah Tersumpah vs Biasa dari Legalitas, Harga, dan Fungsi

Untuk benar-benar memahami mengapa kedua jenis penerjemah ini tidak dapat saling menggantikan, kita perlu membedah perbedaan mereka dari tiga dimensi utama: legalitas, harga, dan fungsi praktisnya dalam kehidupan sehari-hari.

Dari sisi legalitas, penerjemah tersumpah memiliki kekuatan hukum yang diakui negara karena mereka diangkat berdasarkan regulasi formal, di DKI Jakarta mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 72 Tahun 2021, dan bertanggung jawab secara hukum atas setiap dokumen yang mereka tandatangani dan cap.

Penerjemah biasa tidak memiliki kekuatan hukum semacam ini, sehingga hasil kerja mereka hanya berlaku sebagai informasi dan tidak dapat dijadikan dokumen resmi di hadapan hukum.

Dari sisi harga, selisih tarif antara keduanya bisa cukup signifikan, dan hal ini wajar mengingat perbedaan tanggung jawab yang diemban masing-masing.

Biaya yang dikeluarkan untuk penerjemah tersumpah sejatinya adalah bentuk perlindungan hukum, bukan sekadar biaya alih bahasa semata.

Menghemat pengeluaran dengan menggunakan penerjemah biasa untuk dokumen yang seharusnya ditangani penerjemah tersumpah justru berpotensi menghasilkan biaya yang jauh lebih besar akibat penolakan dan pengulangan proses.

Dari sisi fungsi, masing-masing jenis penerjemah memiliki domain keunggulannya sendiri yang saling melengkapi satu sama lain.

Berikut adalah perbandingan komprehensif keduanya:

Aspek Legalitas:

  • Penerjemah Tersumpah: Diakui secara hukum oleh seluruh instansi pemerintah, kedutaan, dan pengadilan; hasil terjemahan memiliki kekuatan hukum setara dokumen resmi
  • Penerjemah Biasa: Tidak memiliki kekuatan hukum; hasil terjemahan hanya bersifat informatif dan tidak dapat digunakan untuk keperluan administratif resmi

Aspek Harga:

  • Penerjemah Tersumpah: Tarif lebih tinggi, berkisar Rp 75.000 hingga Rp 150.000 per halaman atau lebih tergantung bahasa dan kompleksitas; biaya lebih terstandarisasi
  • Penerjemah Biasa: Tarif lebih fleksibel dan kompetitif, bisa mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 100.000 per halaman tergantung pengalaman dan spesialisasi

Aspek Fungsi:

  • Penerjemah Tersumpah: Akta kelahiran, ijazah, transkrip nilai, buku nikah, akta cerai, paspor, KTP, perjanjian internasional, putusan pengadilan, surat kuasa notaris
  • Penerjemah Biasa: Konten website, buku, artikel, materi pelatihan, subtitle, proposal bisnis, laporan internal, materi pemasaran, dokumen teknis non-legal

Aspek Kewenangan:

  • Penerjemah Tersumpah: Berwenang mengesahkan terjemahan dengan tanda tangan dan cap resmi berdasarkan sumpah jabatan
  • Penerjemah Biasa: Tidak memiliki kewenangan pengesahan; tidak ada mekanisme pertanggungjawaban hukum formal

Aspek Regulasi:

  • Penerjemah Tersumpah: Diatur oleh Pergub DKI Jakarta No. 72 Tahun 2021 dan regulasi daerah terkait; tunduk pada pengawasan dan sanksi
  • Penerjemah Biasa: Tidak diatur secara spesifik oleh regulasi pemerintah; etika profesi mengacu pada pedoman HPI apabila terdaftar sebagai anggota

Baca Juga: Penerjemah Dokumen S2 Korea Selatan Kilat & Resmi Pemerintah

Terjemahkan Dokumenmu Bersama Translation Transfer!

Memahami perbedaan antara penerjemah tersumpah dan penerjemah biasa adalah bekal praktis yang bisa menghindarkan kamu dari kerugian waktu, biaya, dan kesempatan yang sulit untuk dipulihkan kembali.

Memilih jenis penerjemah yang tepat sejak awal adalah keputusan cerdas yang mencerminkan keseriusanmu dalam mengurus dokumen penting, baik untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, imigrasi, maupun urusan hukum lainnya.

Translation Transfer siap membantu kebutuhan penerjemahan dokumenmu, mulai dari akta kelahiran, ijazah, buku nikah, hingga dokumen hukum dan bisnis internasional, dengan layanan penerjemah tersumpah berpengalaman dan terverifikasi yang memahami standar legalitas dokumen resmi.

Hubungi kami sekarang juga melalui WhatsApp di 0856-6671-475 atau kirim email ke admin@translationtransfer.com untuk konsultasi dan pemesanan layanan, dan tim kami siap memberikan rekomendasi terbaik sesuai kebutuhan spesifik dokumenmu.

Kamu juga dapat mengunjungi Instagram kami di @translationtransfer untuk mendapatkan informasi terbaru seputar layanan, tips dokumen resmi, dan promo menarik yang sedang tersedia.

Jangan tunda kebutuhan penerjemahan dokumenmu hanya karena bingung harus mulai dari mana, karena kami hadir untuk membimbingmu di setiap langkah prosesnya.

Bersama Translation Transfer yang terpercaya, proses administrasi dokumen resmimu menjadi lebih aman, cepat, dan terarah sehingga kamu bisa fokus pada tujuan yang lebih penting.


Referensi

  • Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Statistik Mobilitas dan Ketenagakerjaan Sektor Jasa Indonesia. Jakarta: BPS RI. https://www.bps.go.id
  • Common Sense Advisory. (2022). The Language Services Market: 2022. Cambridge: CSA Research. https://csa-research.com
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (2021). Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 72 Tahun 2021 tentang Penerjemah Tersumpah. Jakarta: Pemprov DKI Jakarta. https://jdih.jakarta.go.id
  • Kementerian Hukum dan HAM RI. (2021). Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 22 Tahun 2021 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pemberian Kewarganegaraan. Jakarta: Kemenkumham. https://www.kemenkumham.go.id
  • Direktorat Jenderal Imigrasi. (2022). Surat Edaran Nomor IMI-0277.GR.02.06 Tahun 2022 tentang Persyaratan Dokumen Visa dan Izin Tinggal. Jakarta: Ditjen Imigrasi Kemenkumham. https://www.imigrasi.go.id
  • Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI). (2023). Standar Kompetensi dan Kode Etik Penerjemah Profesional. Jakarta: HPI. https://www.hpi.or.id
  • Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI). (2023). Direktori Penerjemah Tersumpah dan Penerjemah Profesional Indonesia. Jakarta: HPI. https://www.hpi.or.id/direktori

banner smart slider

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

penerjemah tersumpah

Postingan Lainnya

Dapatkan Layanan Cepat Akurat Tepercaya

Bersama Penerjemah Resmi

Berikan kami kesempatan untuk membantu untuk menemukan layanan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Kami siap melayani Anda kapanpun itu.

Konsultasi GRATIS!

Share

Dapatkan Tips dan Info Terbaru! Gabung Sekarang

Postingan Terkait