Penerjemah Resmi
by Translation Transfer
Penulis: Devi Mulina Husdania

Translate Akta Pendirian PT untuk Investor Asing, Ini Caranya | Translate akta pendirian PT kerap dibutuhkan ketika sebuah perusahaan di Indonesia mulai membuka pembicaraan dengan investor dari luar negeri. Dokumen yang semula dibuat dalam bahasa Indonesia perlu dipahami dengan tepat oleh pihak asing yang akan memeriksa struktur dan kondisi hukum perusahaan.
Akta pendirian memuat banyak informasi penting. Ada identitas perseroan, nama pendiri, modal, pemegang saham, maksud dan tujuan perusahaan, susunan organ perseroan, hingga aturan yang tercantum dalam anggaran dasar.
Karena isinya berkaitan dengan status hukum perusahaan, penerjemahan akta perlu dilakukan secara cermat. Salah menuliskan nama, angka, tanggal, atau istilah tertentu dapat membuat investor maupun penasihat hukumnya meminta klarifikasi tambahan.
Baca juga: Penerjemah Akta Perkawinan Tersumpah untuk Visa Pasangan
Investor asing biasanya ingin mengetahui kondisi perusahaan sebelum memutuskan masuk ke sebuah bisnis. Karena itu, proses due diligence menjadi bagian penting dalam pembahasan investasi.
Pada tahap tersebut, investor atau penasihat hukumnya dapat meminta sejumlah dokumen perusahaan. Akta pendirian termasuk salah satu dokumen yang dapat membantu mereka memahami bagaimana sebuah perseroan dibentuk dan bagaimana struktur dasarnya diatur.
Beberapa informasi yang biasanya perlu diperhatikan antara lain:
Setelah memahami isi dokumen, investor dapat melanjutkan pemeriksaan terhadap aspek perusahaan lainnya. Penasihat hukum yang mendampingi investor pun dapat menggunakan dokumen tersebut sebagai bagian dari proses review.
Baca juga: Jasa Translate NPWP Perusahaan untuk Bisnis Global
Ada istilah yang terlihat mudah diterjemahkan, namun sebenarnya memiliki konteks hukum tertentu. Karena itu, menerjemahkan akta dengan cara menerjemahkan kata demi kata dapat menimbulkan masalah.
Istilah mengenai modal, saham, kewenangan direksi, pemegang saham, dan organ perseroan membutuhkan pemahaman terhadap konteks hukum perusahaan. Penerjemah perlu menjaga agar maksud dalam dokumen sumber tetap sama setelah dialihkan ke bahasa tujuan.
Berikut langkah yang dapat dilakukan:
Baca juga: Panduan Nikah dengan WNA Jepang bagi WNI, Dokumen & Prosesnya
Setiap kebutuhan memiliki prosedur yang berbeda. Dokumen yang hanya digunakan investor untuk memahami kondisi perusahaan bisa memiliki persyaratan berbeda dari dokumen yang akan diajukan kepada lembaga resmi di luar negeri.
Langkah tersebut terdengar sederhana. Dampaknya cukup besar karena perusahaan dapat menghindari proses pengurusan ulang ketika ternyata dokumen yang dikirim belum sesuai.
Tidak setiap terjemahan dokumen perusahaan otomatis membutuhkan penerjemah tersumpah. Kebutuhan itu bergantung pada pihak yang menerima dokumen dan tujuan penggunaannya.
Namun, ketika dokumen akan digunakan untuk kebutuhan resmi, penggunaan jasa penerjemah tersumpah patut dipertimbangkan. Terutama jika dokumen akan diperiksa oleh institusi pemerintah, penasihat hukum, notaris, atau pihak lain yang meminta terjemahan resmi.
Penerjemah tersumpah memiliki kompetensi untuk menangani dokumen resmi. Dalam pengerjaannya, penerjemah perlu memperhatikan istilah, struktur, angka, nama, serta informasi lain yang tercantum pada dokumen sumber.
Konsistensi istilah menjadi perhatian penting. Jika satu istilah diterjemahkan dengan beberapa bentuk berbeda tanpa alasan yang jelas, pembaca dapat mengalami kebingungan saat mencocokkannya dengan dokumen asli.
Pertanyaan mengenai Apostille dokumen perusahaan sering muncul ketika akta atau dokumen bisnis akan digunakan di negara lain. Apostille merupakan mekanisme yang berkaitan dengan autentikasi dokumen publik untuk digunakan lintas negara yang menerapkan Konvensi Apostille.
Meski begitu, perusahaan tidak perlu menganggap semua akta pendirian PT otomatis harus menggunakan Apostille. Kebutuhannya tetap bergantung pada negara tujuan, jenis dokumen, dan permintaan lembaga penerima.
Sebelum mengurus Apostille, pastikan terlebih dahulu negara tujuan termasuk dalam cakupan mekanisme tersebut. Setelah itu, periksa apakah dokumen yang akan digunakan memenuhi persyaratan untuk proses Apostille.
Pihak penerima juga perlu ditanya secara langsung. Bisa saja mereka meminta dokumen asli, salinan tertentu, terjemahan tersumpah, atau kombinasi beberapa dokumen.
Investor asing biasanya memerlukan informasi perusahaan secara cukup lengkap sebelum mengambil keputusan. Akta pendirian menjadi salah satu bagian dari kumpulan dokumen yang mungkin masuk dalam proses pemeriksaan.
Beberapa dokumen yang mungkin diminta antara lain:
Nama perusahaan perlu ditulis dengan cara yang sama pada dokumen yang berbeda. Begitu pula dengan nama pemegang saham, alamat, nomor dokumen, tanggal, serta angka modal.
Perbedaan data dapat memunculkan pertanyaan saat pemeriksaan. Investor mungkin meminta penjelasan tambahan untuk memastikan apakah perbedaan tersebut hanya kesalahan penulisan atau memang menunjukkan informasi yang berbeda.
Urusan investasi lintas negara sering melibatkan beberapa kebutuhan bahasa sekaligus. Ada dokumen yang harus diterjemahkan, ada hasil terjemahan yang perlu diperiksa, dan ada pertemuan yang membutuhkan interpreter.
Beberapa layanan yang dapat digunakan meliputi:
Dokumen terjemahan dapat terlihat rapi ketika dibaca sekilas. Namun, kesalahan angka atau nama sering baru terlihat ketika dokumen dibandingkan dengan versi aslinya.
Karena itu, proofreading sebaiknya dilakukan sebelum dokumen dikirim. Pemeriksaan tersebut membantu memastikan setiap bagian penting tetap konsisten.
Pertemuan investor bisa melibatkan banyak orang dengan latar bahasa berbeda. Dalam situasi seperti itu, interpreter perlu didukung perangkat komunikasi yang sesuai.
Alat interpreting dapat membantu peserta mengikuti pembicaraan dengan lebih nyaman. Perangkat tersebut terutama berguna dalam rapat besar, konferensi, seminar, presentasi, atau agenda bisnis yang menghadirkan banyak peserta.
Beberapa perusahaan masih menganggap penerjemahan sebagai tahap sederhana. Akibatnya, proses dikerjakan terburu-buru dan baru diperiksa ketika dokumen sudah akan dikirim.
Padahal, ada sejumlah kesalahan yang cukup sering terjadi, seperti:
Masalah lain muncul ketika kebutuhan legalisasi baru diketahui setelah terjemahan selesai. Pada kondisi tertentu, perusahaan harus melakukan proses tambahan sebelum dokumen dapat diterima.

Tidak selalu. Jika investor atau institusi penerima secara khusus meminta terjemahan resmi, perusahaan sebaiknya menggunakan penerjemah tersumpah yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.
Tidak otomatis. Kebutuhan Apostille mengikuti negara tujuan, jenis dokumen, dan ketentuan pihak yang menerima dokumen.
Alat interpreting dapat digunakan ketika pertemuan melibatkan banyak peserta atau beberapa bahasa. Dukungan perangkat yang tepat membantu interpreter menyampaikan pembicaraan secara lebih jelas.
Translate akta pendirian PT perlu dilakukan dengan cermat ketika perusahaan sedang mempersiapkan dokumen untuk investor asing. Isi akta harus tetap akurat, termasuk nama, angka, tanggal, struktur kepemilikan, serta istilah yang memiliki konteks hukum.
Selain penerjemahan, perusahaan perlu mengecek kebutuhan penerjemah tersumpah, proofreading, legalisasi, atau Apostille. Semuanya bergantung pada tujuan penggunaan dan persyaratan pihak penerima.
Dengan persiapan yang tepat, urusan birokrasi dan perbedaan bahasa dapat ditangani dengan lebih terarah. Bantuan profesional juga membuat perusahaan memiliki tempat untuk berkonsultasi ketika menemukan persyaratan dokumen yang belum jelas.
Hubungi kami sekarang untuk layanan terbaik:
WA: 0856-6671-475
Email: admin@translationtransfer.com
Instagram: @translationtransfer


