Penerjemah Resmi
by Translation Transfer
Penulis: Moh. Said Mahri

10 Frasa Bahasa Inggris yang Sering Salah Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia | Kesalahan menerjemahkan bahasa Inggris ke Indonesia sering terjadi bukan karena minim kosakata, melainkan karena kebiasaan menerjemahkan kata per kata. Logika berpikirnya sederhana: kamu ingin mengungkapkan “terima kasih sebelumnya”, lalu langsung menyusunnya jadi “thanks before” tanpa mengecek apakah frasa itu memang lazim dipakai penutur asli. Padahal kesalahan seperti ini muncul karena proses menerjemahkan langsung kata per kata dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, sementara bahasa sebenarnya melibatkan konteks, budaya, dan frasa khas yang tidak bisa dipindahkan begitu saja.
Selain “thanks before”, kekeliruan serupa juga muncul pada frasa lain seperti “keep spirit” yang sebetulnya asing bagi penutur asli, sebab gabungan kata “keep” dan “spirit” secara harfiah bisa diartikan “menyimpan roh” alih-alih “tetap semangat”. Kasus lain terjadi pada ungkapan sehari-hari seperti “serba salah”. Ungkapan ini sulit dipadankan dengan satu kata dalam bahasa Inggris karena mengandung perasaan bingung, frustrasi, dan takut salah sekaligus, sehingga menerjemahkannya langsung lewat mesin penerjemah sering menghasilkan pilihan kata yang kurang tepat konteks, seperti “all wrong” atau “everything’s wrong”. Masalah semacam ini menegaskan satu hal: menerjemahkan bukan sekadar mengganti kata, melainkan memindahkan makna secara utuh.
Idiom memang dirancang untuk tidak diartikan secara harfiah. Idiom bahasa Inggris adalah ungkapan dengan makna khusus yang tidak bisa diterjemahkan kata per kata, seperti “break a leg” yang tidak berarti benar-benar mematahkan kaki, melainkan cara memberi semangat atau mendoakan seseorang sukses. Contoh lain yang sering muncul dalam percakapan formal maupun santai:
Jika idiom seperti ini diterjemahkan mentah-mentah tanpa memahami konteksnya, hasilnya bisa membingungkan pembaca sasaran, bahkan mengubah nada kalimat menjadi janggal atau lucu. Pemahaman konteks budaya jadi kunci utama sebelum menentukan padanan kata yang tepat.
Baca Juga: Penerjemah Tersumpah Banyuwangi Cepat
Kesalahan menerjemahkan idiom dalam percakapan sehari-hari mungkin cuma menimbulkan kesan janggal. Namun ketika kesalahan serupa terjadi pada dokumen resmi, dampaknya jauh lebih serius. Alasan penolakan paling mendasar biasanya bukan karena isi terjemahan salah, melainkan karena dokumen tidak disertifikasi oleh penerjemah tersumpah yang berwenang, sehingga dianggap tidak punya dasar hukum meski isinya sudah benar.
Kasus nyata juga banyak terjadi di lapangan. Setiap tahun, ribuan warga negara Indonesia menghadapi dokumen resmi yang ditolak bukan karena isinya salah atau palsu, melainkan semata karena terjemahannya tidak dibuat oleh pihak yang berwenang secara hukum. Situasi ini bisa berujung pada tertundanya proses visa, gagalnya pengajuan beasiswa, atau bahkan penolakan kontrak kerja sama bisnis.
Solusinya cukup jelas: gunakan jasa penerjemah tersumpah yang resmi terdaftar, bukan penerjemah lepas atau aplikasi terjemahan otomatis. Penerjemah tersumpah bertugas memastikan dokumen resmi bisa dipahami dalam bahasa lain tanpa mengubah makna dan keasliannya, sesuai ketentuan yang mengatur bahwa penerjemah tersumpah wajib memiliki sertifikat kompetensi dan dilantik resmi di hadapan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Baca Juga: penerjemah tersumpah portugis Jakarta

Penerjemahan tersumpah saja terkadang belum cukup. Instansi luar negeri memandang penerjemah tersumpah sebagai pihak asing yang tidak punya basis data atau otoritas untuk langsung diverifikasi, sehingga dokumen tetap perlu melalui proses legalisasi tambahan sebelum diakui sah secara internasional. Contoh nyatanya: ijazah yang sudah diterjemahkan tersumpah tetap bisa ditolak kampus karena belum apostille, atau kontrak bisnis yang sudah diterjemahkan tetap diminta legalisasi tambahan oleh bank luar negeri.
Karena itu, memilih layanan yang menangani penerjemahan sekaligus proses legalisasi dalam satu alur kerja jauh lebih efisien dibanding mengurusnya terpisah. Selain menghemat waktu, langkah ini mengurangi risiko dokumen bolak-balik ditolak akibat urutan proses yang keliru.
Baca Juga: Penggunaan Mr, Ms, Miss, dan Mrs yang Perlu Kamu Ketahui
Sebelum menyerahkan dokumen atau naskah terjemahan, ada baiknya kamu melakukan pengecekan mandiri lewat langkah berikut:
Baca Juga: 5 Dialog Bahasa Inggris tentang Liburan dan Artinya
Validasi manual tetap penting meski sudah memakai bantuan kamus atau aplikasi penerjemah. Kamus daring seperti Cambridge Dictionary atau Oxford Learner’s Dictionaries bisa membantu mencari definisi dan contoh penggunaan kata, sementara Google Translate cukup berguna untuk terjemahan cepat, tapi hasilnya tetap perlu diperiksa dan diperbaiki secara manual.
Untuk dokumen sehari-hari seperti esai atau email kerja, validasi mandiri seperti ini biasanya sudah memadai. Namun untuk dokumen yang punya konsekuensi hukum, seperti kontrak kerja sama, ijazah, akta, atau berkas visa, validasi manual saja tidak cukup. Dokumen semacam ini tetap membutuhkan penerjemah tersumpah resmi agar hasil terjemahan diakui institusi tujuan dan proses administrasi tidak terhambat karena masalah legalitas bahasa.
Baca Juga: Contoh Descriptive Teks dalam Bahasa Inggris
Terjemahkan Kebutuhan Anda Sekarang!
📱 WhatsApp: 0856-6671-475
📧 Email: admin@translationtransfer.com
📸 Instagram: @translationtransfer
Translation Transfer – Penerjemah.id Jasa Penerjemah Tersumpah Profesional untuk Kebutuhan Penerjemahan, Cepat, Legal, dan Terpercaya.
Referensi:


